Seputar Paroki

Beda Ning Rukun Menyambut Idulfitri 1443 H

Setitik Cerita Tentang Toleransi Dan Solidaritas Kemanusiaan Dalam Kegiatan Jaga Sholat Ied Lintas Iman

Senin 02 Mei 2022 pagi buta ketika jam baru menunjuk pukul 04.30 pagi Klenteng Hok Tek Bio Pasar Wage Purwokerto sudah mulai sedikit ramai dengan kedatangan para peserta yang akan mengikuti kegiatan ‘Jaga Sholat Ied’.  Kegiatan diinisiasi atas dasar rasa kemanusiaan dan toleransi dalam kerukunan antar umat beragama di kehidupan sosial dan bernegara. Setelah dua tahun pandemi, tahun ini masyarakat diperbolehkan mudik lebaran oleh pemerintah sehingga diprediksi umat muslim yang akan melaksanakan ibadah sholat ied membludak.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam suatu wadah yaitu Paguyuban Lintas Iman Banyumas dan tahun ini akan ada sekitar 14 titik yang dijadikan lokasi untuk jaga. Penjagaan sifatnya hanya untuk membantu aparat keamanan dan panitia yang mungkin akan kewalahan karena membludaknya jamaah sholat ied.

Tepat pukul 05.10 peserta jaga sholat id mendapat briefing singkat dari ketua panitia Bapak Budi Rohadi dari unsur komunitas Klenteng Ho Tek Bio. Bapak Budi Rohadi memberi pengarahan singkat pada peserta dan membagikan tanda identitas pengenal yaitu pita merah putih.

Pukul 05.15 tepat peserta jaga sholat id untuk titik penjagaan Lapangan Kodim, Masjid Baitusssalam Alun-alun Purwokerto dan Menara Pandang diberangkatkan. Ketiga tempat ini adalah titik yang sangat vital karena berada di pusat kota Purwokerto.

Jemaat Sholat Id di Menara Pandang Purwokerto jumlahnya yang paling banyak dan membludak mengingat dihadiri oleh Bupati Banyumas dan jajaran Forkompimda Kabupaten Banyumas. Selain itu lokasi ini juga tempat wisata yang baru saja dibuka untuk umum dan tergolong baru di Purwokerto sehingga menarik minat sebagian besar warga Purwokerto untuk mengikuti sholat id di Menara Pandang Purwokerto yang berlokasi di Jalan Bung Karno.

Selain menjaga sholat id peserta dari lintas iman turut serta membantu petugas baik dari Kepolisian, Dishub, maupun TNI untuk mengatur lalu lintas di sekitar Menara Pandang mengingat banyaknya kendaraan yang masuk ke Jalan baru saja diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Setelah semua jamaah melakuan sholat id, peserta jaga dari unsur lintas iman langsung membantu petugas kebersihan membersihkan sampah dan alas yang digunakan untuk melaksanakan sholat id.

Panitia dan petugas kebersihan mengapresiasi atas dukungan dan kerjasama komunitas paguyuban lintas iman karena sudah membantu meringankan pekerjaan mereka.  Panitia berharap kerjasama ini dapat dilestarikan dan tahun depan dapat bekerja sama lagi. Panitia juga berharap untuk tahun depan personil dari lintas iman bisa ditambah. Bagi panitia ini adalah bentuk rasa solidaritas dan kemanusiaan karena kemanusiaan diatas segalanya dan harus dijunjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.

Seperti halnya di Menara Pandang Purwokerto, jamaah sholat id di Masjid Baitussalam Alun-alun Purwokerto juga meluber hingga ke jalan di sekitar Alun-alun.

Kegiatan ini sudah berjalan sejak tahun 2012 yang diawali dari Paroki Santo Yosep Purwokerto. Tahun-tahun berikutnya yang menjadi koordinator bergiliran tiap tiap elemen/komunitas. Pada tahun 2022 kali ini giliran komunitas Konghucu Klenteng Hok Tek Bio yang menjadi koordinator. Tahun 2023 sudah diagendakan dengan koordinator dari Gereja Katolik Katedral Kristus Raja Purwokerto.

Penulis :

Matheus Septio Rian (Tim kerja Kerawam)

Kategori:Seputar Paroki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.