RENUNGAN

Tetap Semangat dan Berkarya

Hari Minggu Biasa XIV (4 Juli 2021)

Yeh. 2:2-5; Mzm. 123:1-2a,2bcd,3-4; 2Kor. 12:7-10; Mrk. 6:1-6

DITERBITKAN OLEH TIM KERJA KITAB SUCI – DPP. SANTO YOSEP PURWOKERTO

“Maka Yesus berkata kepada mereka : Seorang nabi dihormati di mana–mana kecuali di tempat asalnya sendiri, diantara kaum keluarganya dan di rumahnya“ (Mrk 6:4)

Bapak/Ibu, Saudara/I terkasih.

Ketika kita memutuskan untuk dibaptis, maka kita pun menjadi anak–anak Allah. Untuk itu kita pun wajib meneladani Yesus dalam mewartakan Firman Allah. Kita tidak harus melakukan hal–hal yang spektakuler, dimana harus dilihat banyak orang atau pun kita juga tidak harus berkotbah seperti para Romo. Kita hanya perlu berbuat baik dan benar dalam kehidupan, kita berusaha untuk mengaplikasikan apa yang Allah firmankan dalam kehidupan kita, baik di dalam keluarga maupun masyakarat.

Memang tidak semua orang senang dengan tutur kata dan tindakan kita tersebut, apa lagi jika yang kita lakukan itu dapat membuat orang lain iri karena apa yang kita lakukan ternyata membuat banyak orang sukacita. Biasanya justru orang–orang terdekat kitalah yang merasa seperti itu, karena mereka merasa mengenal kita, mereka merasa tahu semua tentang kehidupan kita. Namun kita tidak boleh goyah untuk terus berbuat baik dan benar, karena Allah sendirilah yang akan memampukan kita.

Bapak/Ibu, Saudara–saudari terkasih.

Bacaan Inil yang kita dengar hari ini telah menginsiprasi saya pribadi untuk terus tetap berbuat kebaikan dan kebenaran. Seperti halnya Yesus, kendati ditolak oleh orang–orang ditempat asal Nya, namun Yesus tetap berbuat baik terhadap mereka. Maka itu, mari kita sama–sama belajar untuk dapat bersikap seperti Yesus yang tetap berbuat baik kendati sudah ditolak.

Kita semua telah mendapat talenta masing–masing dari Allah, maka pergunakanlah talenta itu untuk mewartakan firman Allah. Mungkin orang–orang disekitar kita akan mentertawakan kita atau bahkan malah mengejek dan membenci kita karena kebaikan dan kebenaran yang kita lakukan, janganlah goyah iman kita melainkan berserahlah penuh kepada Allah yang pasti akan memampukan kita melewati semua itu. Kita dapat menyalurkan talenta yang Tuhan beri untuk mewartakan firman Allah bisa di sekolah dengan mengajar, di gereja dengan pelayanan–pelayanan kita, di tempat kerja dengan melakukan pekerjaan dengan baik dan jujur, dan lain sebagainya.

Mari kita berusaha untuk mengenal lebih dalam lagi siapa Allah kita, dengan lebih rajin membaca firman Nya dalam Kitab Suci, bertekun di dalam doa dan devosi, melakukan pelayanan, sehingga kita pun dapat mewartakan firman Allah dengan penuh sukacita kepada sesama kita melalui sikap hidup kita.

Marilah berdoa, Bapa yang baik, terima kasih atas perkenanan Mu sehingga kami diberikan kesempatan untuk mewartakan firman Mu melalui sikap hidup kami. Mampukalah kami untuk terus taat dan setia kepada setiap kehendak Mu, kendati banyak rintangan yang menghalangi kami. Amin

Berkah Dalem.

Willy Kity 19

Lingk. St. Yosep

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.