RENUNGAN

Umat Bijak Taat Membayar Pajak

Hari Minggu Biasa XXIX (18 Oktober 2020)

Yes. 45:1,4-6; Mzm. 96:1,3,4-5,7-8,9-10ac; 1Tes. 1:1-5b; Mat. 22:15-21.

DITERBITKAN OLEH TIM KERJA KITAB SUCI – DPP. SANTO YOSEP PURWOKERTO

“Berikanlah kepada Kaisar yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Mat 22:21)

Bapak/Ibu, Saudara/I sahabat Yesus terkasih.

Sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah dalam meraih kemerdekaan, telah memberikan bukti tentang keterlibatan dari seluruh rakyat Indonesia tanpa melihat asal suku dan agamanya. Sejarah mencatat bahwa dalam merebut dan mengisi kemerdekaan NKRI andil Umat Kristiani tidak bisa diabaikan begitu saja. Pengorbanan itu bisa dilihat dari perjuangan: WR. Soepratman, Walter Monginsidi, Soegijo Pranoto, Ign. Slamet Rijadi, Yos Soedarso, DI Panjaitan dll. Kemerdekaan yang telah gapai oleh bangsa ini sudah semestinya kita pertahankan, dan harus kita isi dengan perjuangan membangun mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk menyejahterakan rakyatnya, tidak dapat terwujud tanpa kerja keras dan peran serta dari seluruh rakyatnya.  “….sebab tidak ada pemerintah yang tidak berasal dari Allah, dan pemerintah pemerintah yang ada ditetapkan oleh Allah. Sebab itu barang siapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Allah dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.”  (Rm 13: 1-2)

Bapak/Ibu, Saudara/I sahabat Yesus terkasih.

Bacaan Injil yang kita dengar hari ini, mengingatkan kita bahwa kita sebagai umat Katolik merupakan bagian dari bangsa Indonesia, memiliki hak dan kewajiban yang sama seperti warga negara lainnya. Tetapi kita juga diajak untuk mewujudkan peran serta kita sebagai bagian dari bangsa ini dalam mewujudkan cita-cita bersama yaitu masyarakat adil dan makmur. Maka apa yang menjadi semboyan dan seruan dari Mgr. Soegijopranoto “100% Katolik – 100% Indonesia” masih sangat relevan dan kontekstual untuk kita saat ini.  Keseimbangan menjadi seorang katolik dan menjadi warga negara di sampaikan oleh Yesus saat menjawab pertanyaan orang-orang farisi. “Berikanlah kepada Kaisar yang wajib kamu berikan kepada Kaisar, dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah” (Mat 22:21)

Seumpama kendaraan, kita ini adalah penumpangnya. Kendaraan ini dikemudikan oleh pemerintah Jokowi menuju terminal  “masyarakat adil dan makmur”. Konsekuensi sebagai penumpang kita diwajibkan membayar tiket agar bisa digunakan operasional seperti memberli BBM agar kendaraan bisa berjalan sampai tujuan. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kewajiban membayar “tiket” salah satunya adalah dengan cara ketaatan membayar pajak (pajak kendaraan, PBB, pajak jual beli dll). Sementara sebagai umat Katholik, kita juga punya tanggung jawab untuk Gereja, diantaranya dengan menyisihkan sedikit dari pendapatan kita dan kita persembahkan kepada Gereja melalui Dharma Bhakti. Kewajiban itu sudah ada sejak dulu, dimana Yesus dan muridNya membayar bea untuk Bait Allah.  Hal ini dapat kita lihat dalam Mat 17: 27 “Tetapi supaya jangan kita jadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing kedanau. Dan Ikan pertama yg kau pancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya,maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham didalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka bagiKu dan bagimu juga.”

Bapak/Ibu, Saudara/I terkasih dalam Kristus.

Marilah kita bertindak seperti yang Yesus ajarkan kepada kita. Sebagai warga negara kita sepenuhnya taat dan patuh kepada aturan negara, dan sebagai warga gereja kita sepenuhnya taat dan patuh kepada Gereja dan melaksanakan ajaran-ajaranNya.

Marilah kita berdoa untuk pembangunan negeri ini, supaya negeri ini melalui pemerintah dapat mewujudkan cita-cita bersama “masyarakat adil dan makmur”,  segera keluar dari wabah Covid-19. Amin

Hieronimus Soedjarwo

Lingk St. Andreas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.