RENUNGAN

Siapakah Yesus Bagiku?

Hari Minggu Biasa XXI (23 Agustus 2020)

Yes. 22:19-23; Mzm. 138:1-2a,2bc-3,6,8bc; Rm. 11:33-36; Mat. 16:13-20.

DITERBITKAN OLEH TIM KERJA KITAB SUCI – DPP. SANTO YOSEP PURWOKERTO

“Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15)

Bapak/Ibu, Saudara/I Sahabat Yesus terkasih.

Bacaan Injil hari ini sangat menarik untuk refleksi kita bersama. Kita sejak dibaptis telah menyatakan diri sebagai murid-murid dan mengikuti Yesus. Diantara kita mungkin ada yang sudah lebih dari 85 tahun dibapbtis, 65 tahun, 45 tahun, dan 15 tahun atau bahkan ada yang belum genap 1 tahun dibaptis. Marilah kita bayangkan, kita sedang berdoa dan dalam doa tersebut kita bertemu dengan Yesus. Yesus hadir di depan kita, lalu Yesus bertanya pada kita : “Siapakah Anak Manusia itu?” (Mat 16:13). Kita bisa membayangkan tentu jawban kita bisa sama tetapi sangat mungkin akan banyak jawaban (berbeda-beda). Yang mengikuti Yesus yang 85 tahun tentu akan berbeda dengan yang mengikuti Yesus 65 tahun. Demikian juga dengan yang 45 tahun, dan yang belum genap 1 tahun. Apa lagi jika pertanyaan Yesus ditujukan secara personal (pribadi) kepada kita : “Tetapi apa katamu, siapakah aku ini? (Mat 16:15).

Atas pertanyaan Yesus yang sangat personal tersebut, Petrus menjawab : “Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup” (Mat 16:16). Mengapa Petrus menjawab demikian? Jawaban tersebut tentu tidak lepas dari pengalaman perjalanan Petrus selama bersama Yesus. Petrus telah melihat banyak mujizat yang dibuat Yesus, bahkan Petrus juga pernah diselamatkan oleh Yesus sehingga tidak tenggelam. Pengalaman-pengalaman yang luar biasa, diluar nalar manusia inilah yang sangat mungkin mendasari akan jawaban Petrus.       

Marilah sekarang kita refleksikan dalam kehidupan kita masing-masing, jika pertanyaan Yesus yang secara khusus dan personal ditujukan kepada Petrus (Mat 16:15) tersebut ditujukan kepada kita. Apakah jawaban kita? Apakah jawaban kita sungguh meyakinkan seperti jawaban Petrus : “Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup”?  Terlebih ketika dalam kehidupan kita mengalami banyak hal yang mungkin menyusahkan, menyedihkan bahkan membahayakan hidup kita. Apakah dalam situasi sepperti itu iman kita akan Yesus, keyakinan kita akan Yesus dan kesetiaan kita mengikuti Yesus membuat kita selalu Yeaus adalah Mesias, Pentelamat kita yang luar biasa. Pertanyaan bagi kita adalah “apakah kita tetap melihat dan mengakui Yesus sebagai Juru selamat saat kita dirundung kesusahan, kesedihan, kedukaan dalam hidup kita?” Sehingga jawaban kita sungguh meyakinkan seperti jawaban Petrus : “Engkau adalah Mesias Anak Allah yang hidup”.

Bapak/Ibu, Saudara/i Sahabat Yesus terkasih

Semoga dengan terang Roh Kudus yang telah kita terima pada saat kita dibaptis, kita dimampukan untuk melihat dan mengimani Kristus sebagai Mesias, Juru Selamat dalam setiap peristiwa  hidup kita. Mari kita selalu menempatkan Yesus, sang Mesias dalam pusat kehidupan kita. Sebagai murid Kristus, mari senantiasa  mohon bimbingan Roh Kudus agar kita selalu dapat mewartakan Kerajaan Surga dengan membagikan kebaikan dan cinta kasih kepada semua orang (Njembarake Kraton Dalem Gusti). Amin.

Berkah Dalem

Yohanes Suwasno

Lingk. St. Agustinus

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.