INFO

Hadirilah Pujian Dan Doa Pentakosta

“Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” (Rm 12:11)

Pujian dan Doa Pentakosta.jpg

 

Pentakosta sebagai hari Anugerah Allah yaitu ROH-Nya, diberikan secara sempurna dan paripurna

Hari Minggu tanggal 9 Juni 2019 yang akan datang, kita bersama akan merayakan Hari Raya Pentakosta, hari yang ke 50 setelah kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus. Kematian Yesus di kayu Salib, serta kebangkitan-Nya bukanlah akhir dari tujuan kedatangan-Nya ke dunia. Karya Allah belum paripurna.

Yesus harus mati di kayu Salib untuk membayar dosa manusia yang membawa kematian, namun Dia bangkit kembali setelah 3 hari. Dia tetap hidup, dan siap melanjutkan Karya Bapa-Nya untuk memberikan Roh-Nya yang sudah dijanjikan untuk diberikan bagi semua orang yang percaya dalam nama-Nya guna menjadikan mereka anak-anak Allah. Umat pilihan-Nya membutuhkan kehadiran-Nya untuk menguduskan mereka, dan tanpa Roh-Nya mereka tidak akan dapat melakukan apa yang Allah kehendaki, seperti yang dinyatakan dalam Kitab Perjanjian Lama.

Pentakosta sebagai saat kelahiran Gereja sebagai komunitas orang yang percaya

Pada hari ke 50 setelah Kebangkitan Yesus, Allah menggenapi janji-Nya dengan mencurah-kan Roh Kudus kepada murid-murid Yesus, yang kemudian juga kepada semua orang yang percaya kepada-Nya. Inilah Anugerah Allah yang sempurna dan tiada taranya, ketika Roh-Nya sendiri diberikan kepada umat pilihan-Nya, sehingga mereka menjadi anak-anakNya dan Allah menjadi Bapa mereka. Mereka bukan lagi budak atau hamba, bukan juga sekedar manusia yang diciptakan-Nya seperti ciptaan-ciptaanNya yang lain, tetapi mereka dilahirkan kembali menjadi anak-anak Allah karena janji-Nya.

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah. (Yoh 1:12,13)

baptism in the holy spirit.jpgPada saat itu, lahirlah beribu-ribu anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya kepada Yesus, dibaptis dan menerima Roh Kudus. Suatu peristiwa yang demikian besar yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang sudah dinubuatkan oleh para nabi dan menjadi bagian dari janji Allah untuk menyelamatkan manusia. Inilah saat kelahiran Gereja yang sekarang kita ada di dalamnya, dan menjadi bagian dari milik Allah yang sangat istimewa. Pengalaman-pengalaman yang dirasakan Gereja mula-mula secara luar biasa, di mana Allah yang semula terasa jauh, menjadi dekat. Bahkan ada di tengah-tengah mereka dan di dalam diri mereka. Pada saat Pentakosta ini, kehadiran Allah dalam Roh-Nya sungguh-sungguh dialami dan dirasakan oleh setiap orang yang percaya, dan kesaksian ini ditulis dalam Kisah Para Rasul.

Demikianlah Janji Allah kepada Abraham sudah digenapi, demikian banyak keturunanmu seperti bintang-bintang di langit. Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu. (Gal 3:14)

Penemuan kembali pengalaman akan kehadiran Roh Kudus

Sekonyong-konyong, pada abad ke 20 ini, Gereja mengalami kembali pengalaman kehadiran Roh Kudus secara nyata, baik oleh umat biasa maupun para imam, biarawan dan biarawati. Banyak kesaksian para pemimpin gereja yang semakin meneguhkan iman mereka dan iman umat, bahwa Pentakosta adalah peristiwa yang sungguh-sungguh terjadi, seperti yang sekarang dan pada abad ini dialami oleh gereja secara nyata.

Banyak mujizat dan pembaharuan hidup rohani yang sungguh-sungguh dialami dalam kehidupan Gereja, seperti pada Gereja mula-mula. Gereja seolah menggeliat dan sedang dibangkitkan dari tidurnya, liturgi tidak lagi menjadi sekedar seremonial belaka, tetapi sebagai perjumpaan dengan Tuhan dalam Cinta dan Kehadiran-Nya.

Doa mohon agar pengalaman Pentakosta dapat membaharui lagi di saat ini, sehingga roh kita menyala-nyala

Untuk penghayatan ini, maka sesudah Perayaan Pentakosta, kita mau mengadakan pujian dan doa, mohon agar kehadiran Roh Kudus terus akan membaharui, menyegarkan, menyemangati dan menghidupkan kembali hidup rohani kita. Kita mau membuka hati, selebar mungkin untuk menyambut kehadiran-Nya dan membiarkan Dia meresap lembut memasuki hati kita dengan Belas Kasih dan Cinta-nya. Dia sungguh-sungguh nyata, dan kehadiran-Nya dapat kita alami dan rasakan di dalam hati kita.

pentakosta.jpg

Gereja sedang terus menerus diperbaharui dan dihidupi kembali oleh Roh Kudus Allah. Sejak Konsili Vatikan II, kehidupan Gereja terus diperbaharui dan tanda-tanda kehadiran Allah semakin nyata dalam hidup dan perjalanan Gereja.

Saat ini Roh Kudus ada di sini … Dia menanti hati kita terbuka menyambut-Nya. Semoga kita boleh mengalami dan merasakan kehadiran-Nya yang akan meneguhkan dan membaharui hidup rohani kita. Kita sangat membutuhkan Dia … Dia yang mengasihi kita … Dia yang akan menguduskan kita.

Selamat merayakan Pentakosta 9 Juni 2019! Terpujilah Allah Bapa kita sekarang dan untuk selama-lamanya.

Iklan

Kategori:INFO, Info 2019

Tagged as: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.