RENUNGAN

Hidup Kekal, Jaminan Sang Gembala

HARI MINGGU PASKAH IV – Hari Minggu Panggilan (12 Mei 2019)

Kis. 13:14,43-52; Mzm. 100:2,3,5; Why. 7:9,14b-17; Yoh. 10:27-30

DITERBITKAN OLEH TIM KERJA KITAB SUCI – DPP. SANTO YOSEP PURWOKERTO

 

Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa. Aku dan Bapa adalah satu.” (Yoh 10:27-30 )

 Bapak/Ibu, Saudara/i terkasih

Janji yang diberikan Tuhan Yesus kepada kita adalah kehidupan kekal. Janji ini telah dibayar lunas pada saat Yesus wafat tergantung di kayu salib dan kemudian bangkit dari antara orang mati. Peristiwa ini menjadi peristiwa terbesar dalam sejarah keselamatan umat manusia. Tuhan Yesus yang adalah sang Gembala sejati rela mati bagi para domba-dombanya. Betapa beruntungnya kita sebagai pengikut Kristus dosa kita sudah ditebus dan kita akan hidup selama-lamanya. Dan sebagai domba yang baik, yang masing-masing dikenal secara pribadi oleh Sang Gembala, sudah selayaknya kita selalu mendengarkan suara-Nya dan mengikuti-Nya.

Pertanyaan bagi kita semua adalah : “Sudahkah kita mendengar dan mengikuti-Nya? Sudahkah kita membaca firman-firmanNya dan merenungkannya? Sudahkah kita berbuat kebaikan- kebaikan yang penuh kasih mengikuti teladan sang Gembala kita?”

Gembala-2Mengikuti Gembala tidak bisa memilih hanya sebagian saja, memilih yang enak-enak saja, memilih nanti saja pada waktu mau mati jadi bisa ikut bangkit mulia masuk ke surga. Sedangkan dalam perjalanan hidup di dunia ini memilih mengikuti kemauan sendiri atau mamon-mamon yang membawa keuntungan dan kenikmatan pribadi, tidak peduli dengan orang lain yang membutuhkan pertolongan dan keterlibatan kita. Mengikuti gembala adalah satu paket mulai pagi-pagi buta keluar dari kandang, menapaki jalan ke padang rumput untuk mencari makan, menghadapi ancaman badai, hujan dan cuaca yang terkadang tidak bersahabat, jalan yang terjal dan berbahaya atau binatang buas yang siap memangsa, dan nanti ketika senja tiba bersama-sama sekawanan digiring gembala pulang ke kandang. Bisa jadi ada penderitaan dalam perjalanan, ada kekhawatiran dan kecemasan yang harus diatasi, ada ketakutan dan bahaya yang mengancam, namun itu semua seiring dengan indahnya sekawanan yang berjalan bersama dalam persaudaraan, ada kedamaian, ada sukacita dan ada pengharapan yang tidak pernah padam untuk pulang dalam keselamatan.

Di zaman yang serba digital ini banyak tantangan yang harus dihadapi untuk bisa mendengarkan dan mengikuti Gembala dengan baik. Salah satunya dari gadget yang kita pegang. Banyak pilihan yang tersedia di sana. Bisa jadi gadget ini menjadi sarana untuk mendekatkan kita dengan Gembala, misalnya melalui Alkitab online, e-Katolik, Imam Katolik, share renungan kehidupan dan konten-konten lain yang bisa memupuk keimanan kita. Bisa jadi juga gadget yang sama akan semakin menjauhkan kita dari Gembala karena dengan mudah kita bisa menyalurkan hasrat konsumerisme melalui belanja online, meng-klik situs pornografi, judi online, berita-berita hoax dan bahkan ikut menyebarkannya. Semua seakan menjadi serba dimudahkan, namun membutuhkan kejernihan untuk bisa memanfaatkannya dengan baik. Pilihan ada di tangan kita.

Bapak/Ibu, Saudara/i terkasih mari kita merenungkan, sudah pantaskah pilihan hidup yang kita jalani saat ini jika dibandingkan dengan pengorbanan Gembala bagi kehidupan kekal kita? Apakah kita sudah menjadi domba yang mafhum apa yang menjadi harapan Sang Gembala?

Berkah Dalem.

Benny Santoso

Lingk. St. Yoh. Paulus II

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.