AKTUALIA

Diutus Menjadi Berkat

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Rapat Pleno DPP Sanyos

Purwokerto, Jumat, 15 Februari 2019 diselenggarakan rapat Pleno Dewan Pastoral Paroki St. Yosep. Rapat dihadiri oleh 177 orang yang terdiri dari para pengurus DPP Harian, tim kerja DPP dan Dewan Pengurus Stasi (DPS) serta pengurus lingkungan dan kelompok katerorial. Agenda utama dalam rapat pleno ini adalah pemaparan program dan kegiatan DPP Pleno 2019. Mengingat keterbatasan waktu, maka hanya program dan kegiatan prioritas yang dipresentasikan. Itu pun tidak semua, tetapi hanya para Ketua Bidang DPP, perwakilan Dewan Pengurus Stasi dan perwakilan lingkungan dari tiap wilayah rohani saja yang sempat presentasi program dan kegiatan prioritas mereka.

Program dan kegiatan itu mulai disusun oleh para pengurus DPP Pleno setelah diadakan sosialisasi pada hari Jumat, 01 Februari 2019. Ada 4 jenis program dan kegiatan yakni: program prioritas (dengan maksimal 3 kegiatan), program reguler (@ maksimal 3 kegiatan), program usulan dari Stalingkat ke DPP dan kegiatan rutin. Dilakukan pembatasan jumlah untuk tiap jenis program dan kegiatan agar seluruh pengurus dapat melaksanakan secara optimal apa yang mendesak dilaksanakan setiap tahunnya. Selain itu para pengurus tidak akan menjadi terlalu terbebani oleh banyaknya program dan kegiatan dalam satu tahun. Periode 3 tahunan diharapkan dapat menjadi kesempatan mengalokasikan waktu program dan kegiatan sesuai kemendesakan, berkesinambungan dan selaras dengan fokus garapan. Dengan demikian program dan kegiatan akan menjadi lebih ringan dan hasilnya optimal.

Seluruh program dan kegiatan sepanjang tahun 2019 diharapkan dapat mewujudkan apa yang menjadi fokus garapan pastoral, yaitu “Diutus Menjadi Berkat”. Fokus garapan pastoral itu telah ditetapkan oleh DPP Harian sebagai pilihan sadar untuk menegaskan kembali identitas dan tugas perutusan gereja di tengah dunia. Gereja dibentuk sebagai suatu persekutuan umat beriman kepada Kristus yang telah dikuduskan dan diberkati dengan berbagai karunia, kemudian diutus untuk membagikan berkat Tuhan kepada semua orang. Paroki sebagai bagian dari gereja universal tidak hanya mencari kekudusan atau keselamatan untuk dirinya sendiri, tetapi harus menguduskan atau memberkati (membawa kebaikan) kepada semua orang.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Hidupi iman Kekatolikan secara utuh

Para pengurus DPP St. Yosep periode 2019-2022 baru dilantik oleh Mgr. Christophorus Tri Harsono dalam perayaan ekaristi Minggu, 20 Januari 2019. Dalam homilinya, Mgr Tri berpesan agar kita dapat menghidupi iman kekatolikan secara utuh (seperti halnya menghayati ekaristi secara utuh, bukan hanya homilinya saja yang dinantikan). Iman dihidupi dalam ketiga dimensinya yakni pemahaman (akan ajaran gereja), perayaan (tradisi doa / peribadatan) dan penghayatan atau pengamalan (dalam sikap dan tindakan). Iman kekatolikan itu dihidupi dalam kesatuan utuh dengan seluruh gereja Katolik di bawah penggembalaan Paus sebagai pemimpin tertinggi hirarki dan Uskup sebagai pemimpin gereja lokal.

Pada perayaan ekaristi yang dihadiri oleh 600 an umat ini, dikukuhkan pula Romo Paroki yang baru, RD. Valentinus Sumanto. Romo Manto menggantikan RD. Agustinus Dwiyantoro, yang mendapat tugas baru sebagai Romo Paroki Hati Kudus Yesus Tegal. Sebelum pengukuhan oleh Mgr Tri Harsono, Romo Manto mengucapkan pengakuan iman dan menyatakan janji ketaatan kepada Bapak Uskup.

Seorang Romo Paroki diberi kewenangan (faculty) oleh Bapak Uskup untuk membantu tugas penggembalaan (reksa pastoral) bagi umat di suatu paroki. Bapak Uskuplah yang mempunyai hak sepenuhnya untuk menentukan siapa Romo yang diberi kewenangan penggembalaan umat Paroki di wilayah keuskupan. Serah terima tugas Romo Paroki dilakukan untuk menjamin keberlangsungan tugas penggembalaan umat.

Setelah penandatanganan berita acara oleh kedua Romo Paroki dan para saksi, lalu Romo Toro menyerahkan secara simbolik dokumen dan cap paroki kepada Romo Manto di hadapan Mgr Tri Harsono. Umat memberikan tepuk tangan meriah sebagai tanda selamat dan dukungan untuk tugas baru yang diemban oleh kedua Romo. Terima kasih atas pengabdian Romo Toro selama 4 tahun dan selamat datang kepada Romo Manto di paroki “St. Yosep Timur” (lengkapnya paroki St. Yosep Purwokerto Timur). Istilah “St. Yosep Timur” itu diucapkan Mgr Tri sambil bercanda di awal homili dan diartikan sebagai St. Yosep Muda (“timur” dalam bahasa Jawa krama / halus berarti “muda” -red).

Pelantikan Para Pengurus DPP dan Prodiakon

Dalam Perayaan Ekaristi yang untuk pertama kali dipimpin Mgr Tri di Paroki St. Yosep ini sekaligus dilantik secara berturut-turut para Prodiakon dan pengurus DPP periode 2019-2022. Menurut Mgr Tri, ini cara penghematan karena 3 momen penting dilaksanakan sekaligus dalam 1 misa. Konsekuensinya misa menjadi lama dan membutuhkan kesabaran umat. Bersyukur, umat Sanyos tetap setia bertahan sampai akhir misa pada pukul 20.15 WIB (atau selama 2 jam 15 menit).

Sebanyak 64 Prodiakon (55 Prodiakon Paroki dan 9 Prodiakon Stasi) serta 148 pengurus DPP (termasuk 2 Romo) dilantik oleh Mgr Christophorus untuk membantu Romo Paroki dalam pelayanan pastoral bagi umat paroki Sanyos. Semoga kesediaan diri yang dinyatakan dan berkat peneguhan yang diberikan menjadi modal untuk menjalani tugas pelayanan di tengah umat.

Lihat susunan pengurus DPP Periode 2019-2022 di sini.

Seusai misa, para Prodiakon dan pengurus DPP beserta keluarga masing-masing dan para ketua Stalingkat yang mewakili umat menuju ke aula Paroki untuk ramah tamah bersama Mgr. Christophorus Tri Harsono. Di aula sudah tersedia 3 tumpeng tanda syukur dan kebersamaan. Tumpeng pertama dipotong oleh Mgr Tri sebagai tanda syukur atas Hari Ulang Tahun Mgr Tri yang ke 53 (tepatnya 16 Januari 1966). Maka sebelum pemotongan tumpeng, seluruh umat yang hadir menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun. Doa dan harapan umat, agar Mgr Tri dianugerahi kesehatan, umur panjang serta rahmat kebijaksanaan dalam menggembalakan umat. Tumpeng kedua dipotong Mgr Tri kemudian diberikan kepada Rm Toro dan Rm Manto. Yang ketiga dipotong dan diberikan kepada wakil Prodiakon dan wakil DPP yang baru dilantik. Tumpeng berkat yang diberikan oleh Mgr Tri menjadi tanda peneguhan dan dukungan kepada para Romo, Prodiakon dan pengurus DPP untuk mewujudkan komitmen melayani Tuhan dan umat di Paroki Sanyos.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Wujud komitmen pelayanan dan pemberian diri

Komitmen dan kesediaan diri untuk melayani Tuhan dan umat di paroki, stasi, lingkungan dan kelompok kategorial salah satunya diwujudkan dengan menyusun rencana program dan kegiatan secara serius. Realitas kebutuhan, harapan dan tantangan yang dihadapi umat menjadi suatu hal yang sangat penting dalam proses perencanaan program-kegiatan.

Gerak Pelayanan Pastoral Berbasis Data coba tetap konsisten dihidupi secara nyata. Berbagai data (seperti sensus umat, hasil analisa dan rekomendasi atas kuesioner umat tahun 2017, hasil evaluasi program-kegiatan 2018, data profil (paroki / stasi / lingkungan / kategorial), notulensi rapat, berbagai tulisan di web, dll) dibaca dan dipertimbangkan sebagai dasar penyusunan program-kegiatan 2019. Mengapa demikian? Karena pada hakekatnya, program dan kegiatan adalah jawaban dan usaha nyata untuk memenuhi kebutuhan, harapan dan tantangan yang dimiliki umat. Pelayanan yang efektif dan efisien dimulai dengan membaca dan menganalisa data realitas umat, kemudian menyusun rencana program dan kegiatan secara matang.

Selain mempertimbangkan data realitas aktual, program dan kegiatan juga mesti selaras dengan fokus garapan yang ditetapkan. Demikian pula target pencapaian dan indikator yang jelas, terukur dan dapat dijangkau harus ditetapkan sejak awal / perencanaan. Tak kalah penting, waktu pelaksanaan dan dana yang dibutuhkan sedapat mungkin terestimasi dengan tepat agar semuanya dapat berjalan dengan optimal dan bermanfaat bagi umat. Semua proses itu dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh pengurus DPP dan Stalingkat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasinya di akhir tahun.

Sarana google form digunakan oleh setiap penanggungjawab program/kegiatan untuk meng-input program dan kegiatan yang telah dibicarakan bersama para pengurus. Setelah diinput, program dan kegiatan itu diberi rekomendasi atau catatan perbaikan, lalu divalidasi, diverifikasi dan akhirnya diputuskan persetujuannya oleh DPP Harian bersama tim Penelitian dan Pengembangan Paroki. Lewat sistem ini, semua proses itu dapat diketahui dan diikuti secara real time serta mudah diakses kapan pun dan di manapun selama terhubung dengan internet. Meskipun terasa ribet dan merepotkan, para pengurus berusaha memberikan yang terbaik agar sistem pelayanan pastoral berbasis data sungguh-sungguh dijalankan secara konsisten.

pelantikan dpp prodiakon

Para Pengurus DPP St Yosep “Timur” bersama Mgr. Christophorus Tri Harsono

Harapannya, program dan kegiatan itu dapat dilaksanakan dengan optimal dan dirasakan manfaatnya oleh umat, yakni membawa perkembangan dalam kehidupan pribadi, keluarga, kelompok dan gereja dalam seluruh dimensinya. Itulah berkat nyata dari Tuhan yang diterima, dikelola dan dikembangkan bukan hanya bagi umat (pribadi maupun bersama), tetapi juga bagi masyarakat.

Semoga seluruh rencana program-kegiatan yang disepakati dapat dilaksanakan dengan semangat pelayanan dan perutusan untuk membagikan berkat Tuhan bagi umat dan masyarakat. Kiranya Tuhan berkenan menerima persembahan diri dari seluruh pengurus bersama para Romo. Santo Yosep, doakanlah kami. Amin.  Mari bersalaman ….. *_*xty

 

Keterangan: foto oleh Yohanes Purwanto dan Lily Karlina

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s