PEMBERDAYAAN UMAT MELALUI MEDSOS

Latarbelakang dan tujuan

Pertemuan Stalingkat adalah pertemuan rutin yang dilaksanakan oleh Tim Kerja Teritorial dan Kategorial setiap hari Jum’at ketiga dalam bulan. Namun dalam pertemuan Stalingkat bulan Juli yang tepatnya dilaksanakan pada hari Jum’at, 20 Juli 2018 di Ruang Yoakim nampak berbeda.  Pada pertemuan kali ini acara sepenuhnya diisi oleh panitia kecil yang dikoordinir oleh Bidang Kerygma yang melaksanakan kegiatan “Pelatihan Jurnalistik” yang mengangkat tema “Pemberdayaan Umat Melalui Medsos”.

Ibu Christina Rini Astuti (Koordinator Tim Kerja Diklat sekaligus sebagai Ketua Panitia Pelatihan Jurnalistik) dalam prospektusnya menyampaikan latar belakang dilaksanakannya kegiatan pelatihan adalah :

  • Dinamika kegiatan umat baik di lingkungan, kelompok kategorial, stasi maupun paroki yang terus tumbuh dan berkembang.
  • Pendokumentasiannya yang masih belum tertata dengan baik dan lebih banyak sebatas berbagi foto saja
  • Budaya tulis yang belum mengakar
  • Belum optimalnya pemanfaatan medsos yang ada untuk saling berbagi “suka cita”

Sedangkan tujuan dari dilaksanakan kegiatan ini adalah :

  • Umat semakin sadar akan arti pentingnya mendokumentasikan kegiatan-kegiatan dan dinamika lingkungan/kelompok kategorial.
  • Umat semakin mampu menuangkan pikiran dan perasaan hidup menggereja dan keimanannya dengan baik.
  • Umat semakin dewasa dalam memanfaatkan media sosial untuk hidup menggereja
  • Sejalan dengan semangat PPBD (Pelayanan Pastoral Berbasis Data) pendokumentasian sangat penting sebagai data dalam membuat kegiatan dan kebijakan-kebijakan di waktu-waktu mendatang.

Memuliakan Allah dan berbagi sukacita

pesertaSebanyak 89 umat yang terdiri dari perwakilan pengurus lingkungan, pengurus kel. Kategorial, pengurus stasi dan relawan-relawan komsos dari stalingkat dengan tekun mengikuti kegiatan pelatihan yang dipandu oleh Bapak Robertus Sutriyono dan Mas Megandika Wicaksono (yang lebih akrab dipanggil Mas Dika).  Bapak Robertus Sutriyono adalah Tim Komsos Paroki Santo Yosep yang juga anggota Komsos Keuskupan Purwokerto serta menjadi redaktur majalah Cor Unum Keuskupan Purwokerto. Sedangkan Mas Dika adalah wartawan Kompas.

Sebelum bersama-sama berlatih menulis dengan prinsip dasar 5W (What, Who, Where, When, Why) + 1 H (How), oleh para pendamping (nara sumber) peserta diajak untuk berdinamika melalui berbagai game.  Waktu 2 jam rasanya sangat singkat, karena para pendamping menggunakan teknik langsung berlatih, paparan singkat, dialog interaktif dan evaluasi.

mas dikaDalam kesempatan ini Mas Dika menekankan dua prinsip berkaitan dengan kegiatan menulis dan medsos kita yaitu (1) untuk kemuliaan Allah dan (2) berbagi suka cita kepada sesama. (bdk. Ef 1:12 dan 2 Kor 1:24)

Selanjutnya bagaimana?

Pelatihan jurnalistik ini tidak akan berarti apa-apa jika hanya berhenti sekadar pelatihan. Dalam hal ini Tim Kerja Komsos menindaklanjutinya dengan :

  • Pembentukan komunitas relawan Komsos. Sangat diharapkan setiap lingkungan dan kel. Kategorial ada perwakilan relawannya. Selesai pertemuan sudah terdaftar 10 relawan dari 9 lingkungan.
  • Komunitas relawan komsos akan terus didampingi dan mendapat pelatihan-pelatihan berkaitan dengan menulis, jurnalistik dan medsos sehingga dapat menjadi jembatan dalam menebarkan kabar suka cita dari setiap lingkungan dan kelompok kategorial melalui medsos paroki.
  • Selanjutnya untuk menggairahkan dinamika umat, dimulai tanggal 21 Juli sampai akhir Agustus lingkungan-lingkungan dan kelompok kategorial dipersilahkan mengirimkan tulisan tentang kegiatan umat lingkungan / kelompok kategorial ke medsos paroki. Selain itu, bisa juga dibuat tulisan tentang tokoh umat atau kisah hidup pribadi yang inspiratif.

Bagaimana cara mengirimnya?

Silahkan kirim ke email paroki : parokisanyospwt@gmail.com

Atau ke wa berikut : Yulius Supriyana (08122744890), Sutriyono (081542926953), Chandra Priljanto (0811260350), Hendry Huang (08112781888), Albert (08122713410), Rm. Kristiadji (081317221971).

Di penghujung acara, dipaparkan secara sepintas perkembangan medsos paroki hingga saat ini. Apresiasi diberikan untuk umat yang sudah aktif mengirimkan tulisan dan foto. Masih dinantikan lebih banyak umat lagi yang rela berbagi kabar sukacita.

Semoga melalui tulisan di medsos, pemberdayaan umat Paroki St. Yoseph terus berlangsung dan mampu menghadirkan kemuliaan Allah serta sukacita di tengah gereja dan masyarakat.

Foto kegiatan dapat dilihat di sini

Penulis:

Yulius Supriyana.jpg
Yulius Supriyana
Kabid Kerygma

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s