SIAP DIUTUS OLEH TUHAN

Hari Minggu Biasa XV (14-15 Juli 2018)

Am. 7:12-15; Mzm. 85:9ab,10,11-12,13-14; Ef. 1:3-14 (Ef. 1:3-10); Mrk. 6:7-13

Diterbitkan oleh Tim Kerja Kitab Suci – DPP. Santo Yoseph Purwokerto 

“ Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka “ (Markus 6 : 12 – 13 )

Dalam kehidupan, kita pasti berhadapan dengan berbagai macam permasalahan, terkadang kita mengalami keberhasilan dan terkadang kita juga mengalami kegagalan. Namun pada intinya Tuhan telah memberikan kepada kita masing – masing karunia atau talenta. Sama halnya para murid yang diutus oleh Tuhan dalam bacaan Injil hari ini, kita pun diutus Tuhan dan diberi kuasa atas roh – roh jahat, maka sebenarnya tidak ada lagi alasan tidak mampu dan tidak bisa jika kita diminta untuk membantu melayani sesama umat.

Yesus mengutusMembaca bacaan Injil hari ini, saya merasa diingatkan oleh Tuhan bahwa saya sudah diutus dan diberi kuasa oleh Nya. Dulu sebelum saya bertobat, saya selalu menolak jika diminta untuk membantu melayani baik di Gereja maupun di lingkungan, karena saat itu saya masih jauh dari kebenaran firman Nya.  Selain itu yang saya pikirkan adalah saya mampu tidak, jika saya mampu maka saya akan membantu namun jika merasa tidak mampu ya saya menolaknya. Saat ini setelah saya masuk dalam pertobatan, saya diajarkan untuk selalu dekat dengan Tuhan melalui perayaan Ekaristi, melalui doa dan membaca Kitab Suci. Puji Tuhan setelah sering membaca Kitab Suci, berdoa dan sering mengikuti Perayaan Ekaristi, saya semakin mengerti kebenaran Firman Nya dan saya mulai sadar bahwa saya pun telah Tuhan utus untuk melayani sesama dan saya juga diberi kuasa oleh Nya. Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak mau melayani sesama, karena Tuhan lah sebenarnya yang berkarya dalam diri saya.

Memang saya akui bahwa melayani sesama itu tidak semudah dan seenak yang dibayangkan, namun saya percaya jika kita tidak mengandalkan diri sendiri maka semua halangan dan rintangan dalam pelayanan tersebut dapat kita lalui dengan penuh sukacita karena Tuhan selalu menyertai kita dalam setiap pelayanan kita. Terkadang pelayanan kita ditolak dan dihina, bahkan ada yang mencibir dan menganggap kita cuma cari muka. Jadikanlah semua itu kesempatan untuk memurnikan motivasi dan tujuan pelayanan kita, yakni hanyalah untuk Tuhan semata. Jadi kita hanya berpusat kepada Tuhan.

Dalam bacaan Injil hari ini pun kita diingatkan untuk tidak membawa apa – apa dalam perutusan kita selain hanya mengandalkan Tuhan. Bagi saya seruan itu dimaksudkan agar saya tidak perlu cemas dan takut, tetapi yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti memampukan kita dalam setiap pelayanan kita. Selain itu kita diminta meninggalkan cara hidup lama dan membiarkan diri dituntun serta diubah oleh kasih Tuhan. Mari kita mulai dari diri kita terlebih dahulu dengan bertobat dan melakukan kehendak Nya dengan baik dan benar, sehingga ketika kita mewartakan kepada umat lain untuk bertobat mereka dapat melihat kasih nyata Tuhan dalam kehidupan kita.

Mari kita wartakan kabar sukacita Tuhan dalam tindakan nyata kita. Jangan ragu dan takut lagi karena Tuhan telah memberi kuasa kepada kita agar kita semakin dimampukan dalam setiap pelayanan kita. Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau telah memperkenankan kami sebagai utusan Mu untuk membawa jiwa – jiwa kepada jalan kebenaran Mu. Ajari kami selalu kerendahan hati dan ketaatan hanya kepada Mu dalam setiap pelayanan kami.

Tuhan Yesus beserta kita

                                                WILLY KITY 19

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s