KASIH SEBAGAI SAUDARA YANG MEMULIHKAN

Kunjungan ke Panti Sahabat Kita Purworejo

Minggu, 29 April 2018, Ibu2 St Monika Paroki St. Yoseph Purwokerto mengadakan kunjungan ke Panti Sahabat Kita Purworejo. Seban yak 24 anggota St. Monika didampingi Romo Kristiadji berangkat dari gereja paroki pukul 06.30 WIB dengan 3 kendaraan. Sekitar pukul 09.30 rombongan tiba di PSK Purworejo dan disambut oleh Ibu Sri Setiati, selaku pendamping di panti yang membantu pemulihan bagi mereka yang mengalami gangguan kejiwaan. Sementara itu para penghuni Panti sudah menunggu di ruang pertemuan.

Baca juga: Berbagi Sukacita Paskah di Panti Sahabat Kita Purworejo

Bu Setiati kemudian memperkenalkan secara singkat sejarah Panti Sahabat Kita, program pendampingan dan kegiatan sehari-hari mereka. Saat ini panti yang dikhususkan bagi pria yang sedang menjalani rehabilitasi ini mendampingi 32 orang. Mereka berasal dari berbagai suku, agama dan latar belakang sosial ekonomi.

Bu Ati yang sudah mengabdikan diri sejak panti ini berdiri 13 tahun lalu ini memiliki 5 orang pendamping, selain ada dokter yang datang secara berkala. Kegiatan harian yang diikuti pun sangat padat, meliputi kegiatan kerohanian, olahraga, terapi psikologis, kerja rutin dan pengembangan bakat. Ada juga penghuni yang mengikuti latihan kerja sebagai karyawan di sekolah. Beberapa penghuni juga dapat dipercaya untuk pergi berbelanja kebutuhan harian di pasar atau toko terdekat. Semua kegiatan itu dimaksudkan agar mereka dapat mandiri dan mendapat pemulihan secara psikologis, sosial dan rohani. Diharapkan setelah pulih dan bisa mandiri, mereka dapat kembali ke tengah keluarga.

Selanjutnya saudara-saudara kita ini menyanyikan mars Panti Sahabat Kita dengan iringan gitar oleh Bpk Aji, salah seorang warga panti.

Kasih sebagai saudara yang memberi semangat

Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari Ibu-ibu St Monika yang diwakili oleh Ibu Stefani selaku ketua PWK St. Monika paroki St Yoseph.

Ibu Stefani menjelaskan motivasi kedatangan ke Panti Sahabat Kita Purworejo adalah karena Ibu-ibu terdorong oleh keinginan berbagi sebagai saudara dengan para penghuni di Panti Sahabat Kita. Keinginan untuk berbagi sebagai satu saudara itu diwujudkan dengan doa, penghiburan dan sedikit rejeki yang telah diterima dari Tuhan.

Ibu Stefani juga memberi peneguhan bagi saudara-saudara di panti agar tetap semangat dan membina diri di bawah bimbingan para pendamping. Semangat dan pendampingan sebagai saudara ini menjadi sangat berarti bagi perkembangan saudara-saudara di panti.

Keterbukaan berbagi pengalaman hidup

Sesi selanjutnya adalah tanya jawab seputar pengalaman hidup di panti. Bu Ati yang terlihat begitu akrab dengan saudara-saudara di panti memandu sesi ini. Banyak pertanyaan yang diajukan Ibu-ibu St. Monika dijawab oleh Bu Ati dengan melakukan konfirmasi langsung kepada para penghuni panti. Mereka pun menjawab dengan spontan dan jujur.

Yang lebih mengesan lagi, ada 4 saudara yang mau membagikan riwayat hidup mereka sebelum masuk panti dan pengalaman selama di panti. Mereka dapat berbagi pengalaman hidup dengan sangat jelas, jujur dan mendalam.

Mereka terbuka menceritakan pengalaman masa lalu mereka yang mengalami gangguan kejiwaan karena berbagai faktor. Ada yang menyadari kemampuan dan kecerdasannya sehingga bisa lulus dari sebuah perguruan tinggi di UGM Yogya, bahkan di Singapura.  Gangguan kejiwaan dialami ketika mereka mengalami keadaan keluarga yang menjadi beban psikologis bagi mereka. Ada yang karena orang tuanya sakit dan meninggal dunia. Ada juga yang merasa minder karena kurang sukses dibandingkan saudaranya. Yang lain mengalami berbagai masalah berat dalam hidup.

Pada intinya mereka mengalami kurangnya kasih, perasaan ditinggalkan, ditolak dan  merasa putus asa. Namun, setelah beberapa waktu tinggal di Panti Sahabat Kita,  mereka mengalami kasih dan pendampingan yang membuat mereka menjadi lebih tenang dan senang. Itu terjadi karena mereka mulai bisa menerima diri dan pengalaman masa lalu, melihat diri secara lebih positif dan dapat lebih mandiri. Pendampingan yang sabar, penuh kasih dan sebagai sahabat mempunyai peran penting dalam proses perkembangan diri mereka. Selain itu, kasih dan dukungan dari keluarga juga sangat dibutuhkan untuk proses pemulihan dan penerimaan mereka kembali di tengah keluarga.

Menanggapi sharing pengalaman itu, Ibu-ibu St Monika kemudian mengajak semua  menyanyikan lagu “Hari Ini Kurasa Bahagia” dan “Hidup Adalah Kesempatan”.

Sebagai balasannya, saudara-saudara di panti mengajak Ibu-ibu untuk mengikuti gerak dan lagu “Tepuk Cinta”. Gerakan tepukan dan seruan begitu selaras. Dengan ritme dan pola tepukan yang sama, kata-kata bisa diganti sehingga menjadi “tepuk sambal”, “tepuk pistol” dan lain-lain. Semua terlihat ceria. Suasana kehangatan sebagai saudara pun terjadi dalam perjumpaan itu.

Tidaklah berlebihan bila Ibu-ibu St Monika dan saudara-saudara di Panti kemudian menyanyikan lagu “Kemesraan”. Iringan gitar dari Bpk Aji membuat suasana menjadi syahdu.

Bu Ati mewakili saudara-saudara di Panti Sahabat Kita mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan kasih yang memberikan semangat kepada mereka. Kemudian doa dan berkat dari Romo Kris mengakhiri perjumpaan persaudaraan ini.

Tepat pukul 12.00 Ibu-ibu St. Monika berpamitan untuk melanjutkan perjalanan menuju Candi Hati Kudus Yesus di Ganjuran dan jalan-jalan di Malioboro Yogyakarta. Ibu-ibu St. Monika merasa bersyukur atas berkat dan perlindungan Tuhan sehingga perjalanan lancar dan banyak pengalaman kasih yang menguatkan. Yesus sungguh dialami sebagai Sahabat Sejati yang setia menemani perjalanan hidup kita. *_*

Penulis:

Ibu Yetty
Ibu Yetty, Sekretaris PWK St Monika Paroki St. Yoseph

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s