SEMAKIN BERDAYA DAN MENJADI SAKSI KASIH DI TENGAH KEBHINEKAAN

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Perayaan Ekaristi Syukur

Logo HUT Sanyos 54Pada hari Sabtu, 14 April  Paroki St. Yosep Purwokerto Timur genap berusia 54 tahun. Ungkapan syukur ini dilaksanakan dalam perayaan ekaristi yang dipimpin oleh Rm Administrator Diosesan Purwokerto, T. Puryatno. Hadir juga beberapa imam yang tinggal di Purwokerto. Mereka adalah Rm Ari Setyawan dan Rm Radjabana OMI. Perayaan syukur ini juga sekaligus perayaan paskah bersama umat.

Foto Instagram HUT Sanyos 54

Perarakan 54 perwakilan lingkungan dan kelompok kategorial baik dari anak-anak, remaja, kaum muda maupun lansia serta lingkungan dengan membawa nasi bungkus daun pisang di awal perayaan ekaristi menandai wujud syukur ini. Nasi bungkus yang bernilai Rp 7.000, simbol persembahan dari seluruh umat.

Rm Administrator dalam kesempatan homilinya, mengajak umat untuk bersyukur atas karunia kehidupan menggereja yang ke-54 ini. “Semoga “seket papat” (54) ini menjadi pertanda bahwa umat biasa mengenakan topi (Jawa: “kethu”), entah karena mulai memutih rambutnya atau karena menutupi rambut yang mulai rontok, dan terus maju, menapaki usia emas dengan tetap mengakui adanya keterbatasan-keterbatasan. Dengan iman seperti para murid, yang walaupun pada awalnya ragu, Tuhan akan terus menyertai. Itulah iman kebangkitan.”

Misa syukur ini dimeriahkan juga dengan sharing perwakilan umat dengan corak atau warna-warni pakaian adat yang beranekaragam. Kebinekaan ditampilkan oleh umat sebagai cermin berdaya di tengah kebinekaan. Sharing tentang perkembangan umat yang makin rajin beribadah, berbagai kegiatan pemberdayaan seperti pastoral berbasis data, kemajuan lingkungan, keterlibatan dan partisipasi dalam peribadatan serta gerak bersama dalam pelayanan di tengah masyarakat mengungkapkan wujud syukur di hari ultah paroki.

Ada tumpeng dan hasil bumi dibawaserta dalam persembahan sebagai ungkapan syukur bersama ini.  Namun dalam sharing kebhinekaan ini, disambung pula dengan pantun seperti :

Tuku jamu nang pasar wage/ tuku sate nang kedungpule

Grejane maju, tekun nyambut gawe/ akeh pujine cedhak swargane

Ngombe ronde nang nggone pak wawan/ mangan bakmi untune keri

Akeh berkahe para sejarawan/ ngabdi Gusti ya nganti mati

Yen wis mati gawa kaliori/ diberkahke rm kristiadji

Ndherek Gusti aja ingkar janji/ saben minggu ekaristi dan bersaksi

Menikmati nasi bungkus dalam kebersamaan

Dalam kesempatan sesudah misa, nasi bungkus daun pisang ini dibawa oleh lingkungan-lingkungan ke aula paroki. Semua umat yang hadir menikmati nasi bungkus tersebut sambil menikmati hiburan  band dari anak muda dan angklung-kulintang persembahan kelompok kategorial PD Manna.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ramah tamah juga dimeriahkan dengan lomba menyanyikan lagu himne paroki. Hadiah hiburan diberikan kepada umat yang duduk setia mengikuti acara demi acara dan para peserta lomba. Kendati spontan, beberapa kelompok ikut memeriahkan perlombaan lagu tersebut.

Pada kesempatan itu Romo Paroki juga memotong tumpeng tanda syukur dan kebersamaan umat. Romo Bana dan perwakilan umat turut mendampingi pemotongan tumpeng tersebut.

Doa lintas iman dan pesan damai di acara jalan sehat

Pada hari Minggunya, 15 April HUT paroki juga dimeriahkan dengan jalan sehat lintas iman. Bertempat di pendopo dan halaman kelurahan Purwokerto Wetan, sekitar 1500 orang mengikuti acara jalan sehat ini. Berbagai elemen masyarakat ikut serta terlibat sebagai pengisi acara, petugas keamanan, parkir dan juri dalam kegiatan jalan sehat ini, baik dari komunitas klenteng, komunitas muslim, pramuka, maupun kelompok lain baik dari kalangan umat paroki maupun dari masyarakat sekitar gereja St. Yoseph dan Purwokerto pada umumnya. Dukungan sponsor juga sangat membantu penyelenggaraan jalan sehat ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Dalam kesempatan jalan sehat ini, doa dari para tokoh lintas agama dan kepercayaan mengawali kegiatan tersebut. Hadir dari wakil agama Hindu, Islam, Konghucu, Budha. Selain dari Gereja Katolik itu sendiri yang diwakili oleh romo paroki. Setelah selesai doa yang berseru sama yaitu menghormati kebhinekaan dan mencintai damai, lagu Indonesia Raya dinyanyikan. Kemudian romo, para tokoh lintas iman dan sebagian peserta bersama-sama melepaskan balon merah putih. Bendera start dikibarkan oleh Bp. Dwiyono, Lurah Purwokerto Wetan menandai dimulainya jalan sehat lintas iman. Jalan sehat mengambil rute melingkar melalui Jl Kaliputih, Jl Supriyadi, Jl Martadireja II dan Martadireja I lalu kembali ke Jl Kaliputih dan belok kiri memasuki halaman kantor kelurahan.

Saat finish di halaman kelurahan, peserta jalan sehat ini disambut meriah dengan barongsai, hadroh, band dan hiburan joged bersama. Di sela-sela itu ada pengundian ratusan hadiah hiburan dan hadiah utama berupa sepeda motor beat.

Camat Kecamatan Purwokerto Timur yang hadir sekitar pukul 08.00 juga memberikan sambutan dengan mengapresiasi kegiatan jalan sehat lintas iman ini. “Semoga pesan damai di tengah kebinekaan ini terus terjaga” demikian harap beliau saat para peserta jalan sehat sudah kembali ke kelurahan dan menunggu pengundian hadiah.

Selain doa lintas iman, juga ada pesan damai yang dibentangkan pada kain putih 1,5 x 10 m.  Tanda tangan dan pesan dituliskan oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat dan peserta jalan sehat dalam lembaran kain tersebut.

Lomba mewarnai untuk kategori TK sampai kelas 3 SD dan menggambar untuk kategori SD kelas 4-6 juga diselenggarakan berbarengan dengan kegiatan jalan sehat. Selain itu lomba foto instagram jalan sehat tersebut dilaksanakan secara langsung.

Pemeriksaan kesehatan gratis juga dilaksanakan dalam kerjasama dengan RS. Bunda. Dibatasi 100 peserta untuk menerima pelayanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol.

Rangkaian acara Jalan Sehat berakhir pukul 11.30 WIB. Panitia segera membereskan peralatan dan membersihkan halaman kelurahan.

Selamat Pesta HUT Paroki St Yosep ke 54. Berkah Dalem.

*Credit foto dan video: lily karlina, handoko pratiknyo, mikael yoyok

Penulis:

rm toro
Rm. Ag. Dwiyantoro

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s