PROFIL LINGKUNGAN SANTO YOSEP

Motto:

Yosep

LAHIRNYA LINGKUNGAN SANTO YOSEP

Lingkungan St. Yosep secara resmi berdiri sekitar November 1980. Pemilihan nama pelindung lingkungan St. Yosep karena lingkungan ini berdekatan dengan SD. St.Yosep yang dulu digunakan untuk perayaan misa mingguan oleh umat perdana, sebelum Gedung Gereja St Yosep berdiri.

Salah satu tokoh penggerak umat perdana lingkungan St.Yosep adalah Ibu Yasinta Siti Ngaifah. Ibu Yasinta Siti Ngaifah merupakan baptisan angkatan pertama di Gereja St.Yosep. Salah satu saksi sejarah yang masih ada adalah Ibu Yeli.

Warga lingkungan senantiasa meneladani semangat hidup St. Yosep pelindungnya. Warga lingkungan ini sejak awal rajin mengadakan pertemuan lingkungan setiap minggu, yang diisi dengan doa Rosario, pendalaman Kitab Suci, pengenalan tentang riwayat hidup St. Yosep serta kegiatan sosial lainnya. Namun sekarang ini, pertemuan lingkungan diadakan dua minggu sekali karena kesibukan warga lingkungan. Pertemuan juga masih diisi dengan doa-doa, pendalaman Kitab Suci, dan mengikuti program Paroki

Untuk meningkatkan semangat keteladanan St. Yosep, lingkungan ini juga memperdalam spiritualitas St. Yosep.

Pada masa ketua lingkungan Ibu Meyta, warga lingkungan pernah menerima pembagian buku doa dan kalung (skapulir) St.Yosep.

NAMA DAN PENGURUS LINGKUNGAN

I. Nama Lingkungan:

  1. Nama Pelindung : SANTO YOSEP
  2. Pesta Nama : 19 Maret
  3. Alamat Sekretariat : Jl. Komisaris Bambang Suprapto Gg. II
  4. Wilayah : II (dua)
  5. Ketua Wilayah : Ignatius Darmawan

II. Pengurus Lingkungan

  1. Ketua : Bernadeth Lie Yin Lan
  2. Sekretaris : Chatarina Hermiyati
  3. Bendahara : Filomena Gertreda Bulan
  4. Liturgi : Stevanie Siek Swie Lian
  5. Kitab Suci : Yovita Yudith Mei L.
  6. Humas : Yosephin Winartiningsih & Anastasia Linawati

Masa Jabatan : 2013 – 2016

KETELADANAN HIDUP SANTO YOSEP

St.Yosep adalah pelindung Keluarga Kudus Nazareth, seorang  pekerja keras, pendamping orang sakit dan orang yang sedang menghadapi sakratul maut. St. Yosep diberi gelar juga sebagai pelindung kaum pekerja sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Mei.

WILAYAH LINGKUNGAN

  1. Secara Geografis: Wilayah Lingkungan St. Yosep batas-batasnya adalah sebagai berikut:
  2. Sebelah Utara : Lingkungan St.Fransiskus Xaverius
  3. Sebelah Timur : Lingkungan St. Maria
  4. Sebelah Barat : Lingkungan St. Ignatius
  5. Sebelah Selatan : Lingkungan St. Maria Immaculata
  6. Secara Pemerintahan: Kelurahan Purwokerto Lor, Kecamatan Purwokerto Timur
  7. Secara SosialKemasyarakatan : terdapat TK dan SD St.Yosep, TK dan SD Karitas

DATA UMAT

  • Jumlah KK : 27 KK (Kepala Keluarga)
  • Jumlah Jiwa : ± 74 jiwa
  • Kehidupan Sosial-Ekonomi terdiri dari: karyawan swasta, wiraswasta, pedagang, ibu rumah tangga, pensiunan, dan pelajar.

PROGRAM KEGIATAN

  1. Lingkungan St.Yosep mengadakan misa lingkungan sebulan sekali. Perayaan pesta nama santo pelindung dirayakan setiap tahun yang diikuti kegiatan sosial.
  2. Kegiatan khusus bidang sosial yang dilakukan oleh lingkungan St Yosep adalah kegiatan gerakan orang tua asuh (GOTA) yang diperuntukkan untuk warga lingkungan sendiri. Dari usia SD sampai dengan SMP. Selain kegiatan Anak Asuh, ada pula dana kematian dan dana sosial lainnya. Dana kematian ini dikumpulkan tiap bulan sebesar Rp 1.000,- dan dana sosial lainnya sebesar Rp 2.000,-.
  3. Tugas-tugas Gereja lainnya antara lain : pendamping PIA, anggota WK, anggota PD, Lektor, Koor Paroki, pemazmur, kolektan, aktivis OMK, Choice, serta anggota Dewan Paroki dan anggota komisi liturgi Keuskupan.
  4. Rencana Jangka Menengah

Mendatangi warga lingkungan yang sudah tidak pernah aktif dalam kegiatan lingkungan agar dapat aktif kembali dalam kegiatan lingkungan dan Gereja.

KEGIATAN LIMA (5) BIDANG GEREJA

  1. Kerygma
  • Pendalaman Kitab Suci pada saat BKSN, Renungan Adven, Kegiatan APP, Pendalaman tentang spiritualitas St.Yosep
  1. Liturgia:
  • Misa lingkungan, Pelayanan di Gereja, meliputi: kolektan, koor, lektor, pemazmur,
  1. Koinonia
  • PPA, Pengurus PIA, Kerasulan Keluarga, anggota WK, OMK, Choice
  • Doa rosario, Ziarah
  1. Diakonia
  • Kunjungan dan memberi bantuan kepada orang sakit
  • Kegiatan sosial lainnya dalam bentuk subsidi silang dan pengumpulan kas lingkungan.
  1. Martyria : –

USUL DAN SARAN

  1. Keprihatinan

Warga lingkungan St.Yosep kebanyakan lansia, jadi susah mengadakan kaderisasi untuk ketua lingkungan dan pengurus lingkungan yang baru. Belum adanya pelatih untuk koor, jadi ketika tugas koor dirasa belum maksimal.

  1. Kritik dan Saran
  • Seksi Pendidikan belum mengadakan kegiatan, padahal dahulu sempat ada kursus komputer.
  • Seksi Liturgi :
  • Apakah ada pelatihan untuk koor dan dirigen? Karena dahulu ada.
  • Dahulu ada PPA yang tugas misa pagi, kenapa sekarang tidak ada ?

–   Seksi Diakonia :

  • Apakah ada pelatihan untuk pendidikan rohani anak dan keluarga ?
  • Dahulu pernah ada dana sosial dari Gereja ± Rp 100.000,-. Sekarang masih ada atau tidak ?
  • Belum adanya pendidikan berusaha (modal + pelatihan) bagi warga yang tidak bekerja.

–   Dewan Pastoral Paroki kurang menyapa warga lingkungan.

KESAN UMUM

Walaupun warga lingkungan sibuk dengan kegiatan pribadinya, namun setiap warga mau meluangkan waktu untuk pertemuan lingkungan walaupun yang hadir kurang lebih 15 orang. Ini adalah hal yang cukup sulit dilakukan namun mereka dapat melakukannya. Semangat St.Yosep sudah cukup merasuk dalam diri tiap warganya.

Warga lingkungan cukup memahami dan berusaha untuk meneladani sikap hidup St.Yosep, karena mereka sering mendapat informasi-informasi tentang St.Yosep. Kegiatan – kegiatan lingkungan juga sudah sangat memfasilitasi warganya untuk lebih dekat dengan Tuhan. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan lingkungan yang sering diisi dengan doa bersama dan pendalaman Kitab Suci. Warga lingkungan St.Yosep hanya sedikit, namun rata-rata warganya aktif dalam kegiatan menggereja.

PENUTUP

Penulis sangat kagum dengan semangat pengurus lingkungan yang selalu menganjurkan agar pada setiap kegiatan pertemuan lingkungan, diharapkan para orang tua membawa anak-anaknya. Jadi anak-anak juga sudah dibiasakan dekat dengan kehidupan menggereja.

Semangat para sesepuh lingkungan pun sangat membantu dalam memajukan lingkungan. Hal ini yang harus kita tiru agar lingkungan dan Gereja semakin maju.

Purwokerto, 15 Februari 2014

Flora Novika Widyasusanti dan Veronica Desy Indah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s