PROFIL LINGKUNGAN SANTO MIKAEL

Mikael

          MOTTO :

“ Setia kepada Allah dan berjuang demi kebenaran”

SEJARAH LINGKUNGAN SANTO MIKAEL

Berdirinya lingkungan St. Mikael tidak diketahui secara pasti karena pengurus lingkungan yang sekarang belum lama aktif dalam kepengurusan. Jadi belum begitu paham dengan situasi lingkungan sebelumnya.

PROFIL LINGKUNGAN SANTO MIKAEL

NAMA DAN PENGURUS LINGKUNGAN

  1. NAMA LINGKUNGAN
    1. Nama lingkungan   : St. Mikael
    2. Pesta nama               : 29 september
    3. Wilayah                     : III ( tiga)
    4. Ketua wilayah          : Matius Sugeng Walujo
  2. PENGURUS LINGKUNGAN
    1. Ketua             : Matius Sugeng Walujo
    2. Sekretaris     : Diana Stevani
    3. Bendahara    : Irmina widyanti
    4. Sie Liturgi     : Agustin Sri Handayani, Veronika Maria Indrayani
    5. Sie Usaha      : Yoseva Jan Lin, Sophie Liem Siu Lian
    6. Sie pelayanan kematian : Daniel Yuvensius Chandra Heng, Yohanes Sukartono

KETELADANAN HIDUP SANTO MIKAEL

Mikael yang berarti” siapa yang sama dengan Allah” adalah malaikat agung Allah dan panglima bala tentara surgawi. Dalam iman Katolik St. Mikael dikenal sebagai pembela kaum beriman menghadapi serangan musuh – musuh yang jahat. St.Mikhael bersama dengan malaikat-malaikat yang baik telah mengalahkan Lucifer beserta kawan-kawannya. Menjadi orang Katolik ? “Siapa takut ?’

WILAYAH LINGKUNGAN

  1. Secara geografis      : wilayah lingkungan st. Mikael batas- batasnya adalah sebagai berikut :
    1. Sebelah utara        : Lingkungan St. Yosep dan St. Maria Bunda Allah
    2. Sebelah selatan     : Lingkungan St. Lusia
    3. Sebelah barat         : Lingkungan St. Anna
    4. Sebelah timur        : lingkungan St. Lukas
  2. Secara pemerintahan   : Kelurahan Purwokerto Wetan, Kecamatan Purwokerto Timur
  3. Secara sosial kemasyarakatan : terdapat pusat paroki yaitu gereja dan pastoran St. Yosep. Balai Pengobatan Adi Dharma, karya kesehatan kongregasi suster OP (Ordo Predicatorum) yang telah beroperasi sejak tahun 1972, kantor kelurahan Purwokerto Wetan, gereja Saksi Jehova, ada pemakaman umum, ada balai pendidikan Al Hikmah, dan ada TK/SD Islam (pertigaan Posis) ada juga pos polisi Posis, warga sekitar gereja paroki terlihat cukup toleran dengan kegiatan-kegiatan gerejani.

DATA UMAT

  • Jumlah KK                               : 37 KK
  • Jumlah jiwa                            : 119 jiwa
  • Kehidupan Sosial Ekonomi : karyawan, wiraswasta, pelajar

PROGRAM DAN KEGIATAN

Kegiatan Lima Bidang Gereja :

  1. Kerygma :
    • Pendalaman kitab suci, pendalaman iman saat masa adven dan paskah
  2. Liturgi :
    • Misa lingkungan : peringatan arwah, pemberkatan rumah, pelayanan di gereja : koor, kolektan, penerima tamu, ada beberapa dari lingkungan yang menjadi prodiakon.
  3. Koinonia :
    • Doa Rosario saat bulan maria dan Rosario
  4. Diakonia :
    • Kunjungan orang sakit, bantuan bagi warga yang tidak mampu
  5. Martyria :

USUL DAN SARAN

Warga lingkungan merindukan kunjungan pastor paroki ke lingkungan supaya lebih mengenal warga sebagai dari warga non Kristiani di lingkungan juga seringkali menanyakan kehadiran pastor di lingkungannya seperti yang dulu pernah dilakukan oleh salah satu pastor yang sering berjalan-jalan dan menyapa warga lingkungan karena letaknya yang sangat berdekatan dengan gereja.

HARAPAN

Sebagian warga lingkungan St.Mikael mengharapkan kunjungannya (survey dari beberapa umat dan warga sekitar).

KESAN UMUM

Pengurus lingkungan St. Mikael sebagian besar adalah warga baru sehingga tidak begitu mengenal sejarah lingkungan. Kegiatan yang dilakukan secara rutin biasanya mengikuti acara yang ditetapkan paroki. Partisipasi umat kurang aktif dan biasanya itu-itu saja sehingga kehidupan menggereja dan bersosialisasi tidak berkembang baik.

PENUTUP

Untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran dalam hidup menggereja dan bersosialisasi dalam lingkungan diperlukan perjuangan dan usaha terus menerus dari warga yang aktif di lingkungan. Semangat dari warga lingkungan yang aktif perlu ditularkan kepada warga lain yang belum aktif secara lebih personal. Rasa memiliki dan persaudaraan perlu ditingkatkan melalui kegiatan-kegiatan yang lebih terencana di luar kegiatan rutin yang terjadwal dari paroki.

Penulis

3 MikaelLa
Matius Sugeng Walujo
Ketua Lingkungan St.Mikael

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s