PROFIL LINGKUNGAN SANTA LUCIA

Motto Lingkungan:

“Menjadi Cahaya dan Harapan bagi Setiap Orang”

St Lucia

SEJARAH LINGKUNGAN SANTA LUCIA

Lingkungan Santa Lucia diperkirakan lahir pada tanggal 25 juni 1986. Anggota pertama  berjumlah 9 orang dengan Ibu Yulia sebagai ketua dan Bapak Diro sebagai sekretaris. Kemudian, pada tahun 1989 anggota lingkungan yang terdaftar kala itu berkembang menjadi 54 orang dan pak Diro diangkat menjadi Ketua Lingkungan oleh Pastor Paroki. Pada sekitar bulan Juni – Juli 1989 diadakan kursus Kitab Suci dan Bpk Diro hadir mengikutinya. Pembukaan kursus tersebut dilakukan pada tanggal 20 Juni 1989, kursus tersebut juga diikuti warga dari Stasi St. Sokaraja antara lain Bapak F.X Sunarto. Dalam kursus itu diajarkan Mengenal Kitab Suci Katolik, Teknik Membaca Kita Suci dan Bagaimana mendalami dan menghayati Kitab Suci. Dewan Pastoral pada saat itu antara lain Bapak H.Wardjikin. Pendalaman Kitab Suci diikuti oleh Rm. Robertus Sayadi, Pr. Pada saat itu lingkungan belum mempunyai nama Santo dan Santa pelindung. Tetapi kemudian memilih nama pelindung Santa Lucia.

Alasan memilih nama Santa Lucia adalah kala itu, keluarga Bapak Hardjianto – Yustina Sebagai  pasangan muda belum dikaruniai anak. Lalu warga lingkungan turut mendoakan keluarga ini dan selang beberapa bulan kemudian keluarga bapak Hardjianto – Yustina dikaruniai puteri yang diberi nama Lucia. Dan nama itulah yang dipakai oleh warga lingkungan, karena semua warga lingkungan ikut mendoakan.

Kepengurusan dan aktivis Lingkungan menurut saksi sejarah tercatat nama-nama Ibu Yulia, Bapak Sudiro, Bapak Beni, Bapak Sudirman, Bapak YB.Bambang, Ibu Maria Yuniaty Nitihardjo dan Ketua Lingkungan saat ini, Bapak Ephraim Isranto.

Semangat keteladanan Santa Lucia yang menjadi panutan dan daya dorong warga lingkungan dalam hidup adalah “Keteguhan hatinya mempertahankan iman pada Yesus dengan hidup suci” , sedangkan dalam hidup menggereja dan bermasyarakat adalah “Kebersamaan dan solidaritas dalam pelayanan.” Dalam hidup sosialnya Santa Lucia menjadi cahaya dan harapan orang-orang yang sedang menderita sakit dan sengsara, mengalami kesulitan dan beban hidup. Itulah perhatian Santa Lucia dalam hidupnya. Santa Lucia adalah juga seseorang pendoa dan selalu melakukan ziarah ke makam St. Agatha yang sangat dihormati dan diteladaninya.

PROFIL LINGKUNGAN SANTA LUCIA

NAMA DAN PENGURUS LINGKUNGAN

  1. Nama Lingkungan
    1. Nama Lingkungan                        : SANTA LUCIA
    2. Pesta Lingkungan                         : 13 Desember
    3. Alamat Sekretariat                       : Jl. PKK no.46 Mersi Purwokerto Timur 53111
    4. Wilayah                                          : IV (Empat)
    5. Ketua Wilayah                              : 
  2. Pengurus Lingkungan
    1. Ketua                                               : Ephraim Isranto
    2. Sekretaris                                       : Lies Hartatik
    3. Bendahara                                      : Margaretha Enny Go
    4. Seksi Kitab Suci dan Liturgi       : Yan PW.Ponto’an
    5. Seksi Sosial dan Keluarga           : A.Mardi Basuki

KETELADANAN HIDUP SANTA LUCIA (PERAWAN DAN MARTIR)

  1. Keteladanan St.Lucia
    1. Dalam Hidup ber-Iman adalah mempertahankan Iman kepada Yesus dengan mempersembahkan kesucian hidupnya, hingga ia rela Sebagai “Perawan dan Martir”
    2. Dalam hidup meng-Gereja: Ia menjadi “cahaya dan harapan” bagi orang-orang yang sedang mengalami kesulitan besar karena siksaan dan penganiayaan atau menderita sakit.
    3. Dalam kehidupan sosial ia memberikan perhatian pada orang-orang miskin, menderita dan disingkirkan
  2. Spiritualitas Santa Lucia

              “Mencintai Yesus dengan seluruh kekuatan dan keberanian dalam kesucian dan                   pelayanan.” Senantiasa bijaksana dan berjaga jaga.

       Sumber Kitab Suci :

       * 2 Kor 10:17 – 11:22 : Kesetiaan pada Kristus

     * Mat 25: 1 – 13 : Perumpamaan sepuluh gadis yang bijaksana, yang selalu siap sedia              menanti kedatangan tuan nya (Tuhan)

 WILAYAH LINGKUNGAN

Secara Geografis : Wilayah Lingkungan St.Lucia batas-batasnya adalah sebagai berikut :

  1. Sebelah Utara    : Lingkungan St. Maria dan St.Lukas
  2. Sebelah Timur   : Lingkungan St. Yakobus
  3. Sebelah Selatan : Lingkungan St. Petrus
  4. Sebelah Barat     : Lingkungan St. Mikael dan St. Thomas

Secara Pemerintahan : berada dalam dua kelurahan, yaitu Purwokerto Wetan dan Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur

Secara Sosial Kemasyarakatan: terdapat beberapa Mesjid, Panti Asuhan Dharmo Yuwono, Panti Yatim Al Husain, beberapa sekolah (TK, SD,SMP, SMK, dan Sekolah Perawat) , RSU Hidayah, RSU Sinar Kasih.

DATA UMAT

  • Jumlah Kepala Keluarga 67 dan jumlah jiwa 147.
  • Kehidupan Sosial-Ekonomi terdiri dari : Pedagang, Guru, Wiraswasta dan Pensiunan

PROGRAM DAN KEGIATAN

  1. Kegiatan Rutin
  • Misa lingkungan tiap minggu kedua dalam bulan.
  • Pelayanan Koor untuk misa hari Minggu di paroki sesuai jadwal tim liturgi.
  • Misa warga atau keluarga sesuai permintaan untuk : syukuran, ulang tahun, peringatan arwah, dll.
  • Kegiatan tahun Liturgi APP, Paskah, Bulinas, BKSN, Adven, Natal.
  • Kegiatan Devosional : Rosario (Mei dan Oktober), Adorasi Sakramen Maha Kudus, Hora Sancta.
  • Peringatan santa pelindung : setiap tanggal 13 Desember diisi dengan rekoleksi, triduum, sarasehan, Aksi Sosial Karitatif, dan misa syukur lingkungan.
  • Kunjungan orang sakit, lansia atau ibu melahirkan dalam lingkungan dan pelayanan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan.
  1. Kegiatan Jangka Menengah
  • Melakukan program bersama dengan lingkungan lainnya dalam wilayah IV.
  • Retret bersama pengurus lingkungan lainnya dalam wilayah IV.
  • Ziarah bersama seluruh warga Lingkungan St.Lucia
  1. Kegiatan Jangka Panjang
  • Pemekaran lingkungan
  • Aksi panggilan hidup Imam, hidup bakti dan awam misioner.
  • Ambil bagian dalam Gerakan KPKC (JPIC = Justice, Peace, and Integrity of Creation)
  • Credit Union.
  1. Kegiatan Lainnya
  • Ambil bagian dalam program-program DPP (Kepanitiaan Natal, Paskah dan kegiatan lainnya) atau Komisi-komisi Keuskupan
  • Melaksanakan kebijakan Keuskupan yang melibatkan “Umat Basis”.
  • Partisipasi dalam aksi sosial bencana alam yang dikoordinir DPP.
  • Ikut dalam kegiatan Ekumene BKSG (Gereja-Gereja se-wilayah Kecamatan Purwokerto Timur) dan umat beragama non Kristen lainnya.

KEGIATAN LIMA (5) BIDANG GEREJA

  1. Kerygma
    1. Pendalaman Iman, kitab suci, tradisi suci dan ajaran gereja.
    2. Pemahaman Ajaran Sosial Gereja (ASG)
    3. Katekese umat
  2. Liturgia
    1. Pembinaan liturgi dan pemahaman tentang tahun liturgi, serta peranan liturgi bagi gereja agar menjadi umat yang liturgis
    2. Pemahaman sakramen-sakramen gereja
  3. Koinonia
    1. Meningkatkan keakraban dan persaudaraan warga sebagai sesama umat beriman.
    2. Meningkatkan kualitas persekutuan melalui kegiatan blok-blok.
    3. Membangun kesadaran kebersamaan dan kesetiakawanan warga
  4. Diakonia
    1. Aksi Sosial Karitarif bagi warga atau orang yang tidak mampu, miskin dan kekurangan baik dalam Lingkungan aupun non lingkungan.
    2. Aksi Sosial Pemberdayaan komunitas basis dengan melakukan Pendidikan serta Pelatihan.
  5. Martyria
    1. Ambil bagian dalam Gerakan KPKC(JPIC)
    2. Terlibat dalam kegiatan RT, RW, Keluarahan atau Kecamatan, LSM dan Bantuan Hukum, khususnya untuk Program Umum Kemasyarakatan tingkat Kelurahan atau Hari-hari Nasional.

USUL & SARAN

  1. Untuk ketua wilayah, supaya ketua wilayah lebih terlibat turun ke lingkungan jika lingkungan tersebut sedang ada masalah.
  2. Untuk pastor paroki, supaya bisa membuat kunjungan pastoral yang tidak berkaitan dengan ibadat dan mendengar masalah masalah yang terdapat pada lingkungan
  3. Untuk pastor paroki, supaya bisa melakukan kunjungan ke wilayah

KESAN UMUM

Lingkungan Santa Lucia merupakan salah satu lingkungan yang dekat dengan Gereja Santo Yosep. Beberapa warganya aktif dan potensial bagi gereja paroki (anggota komisi Keuskupan Purwokerto), DPP, kategorial (PD, WKRI), prodiakon, guru-guru sekolah, kelompok profesi, namun sayangnya potensinya bagi paroki belum digunakan maksimal dan  keterlibatan warga masih sangat kurang.

 

Penulis

 

 

Bartolomeus Purnomo

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s