PROFIL LINGKUNGAN SANTA MARIA STASI ST. LUKAS SOKARAJA

Motto Lingkungan:

Menjadi garam dan terang bagi sesama (Matius 5:13)

VISI :

Meneladani sikap Maria dalam melayani umat dan sesama demi terwujudnya Kerajaan Allah di tengah umat dan masyarakat.

MISI :

Menghidupkan semangat umat untuk mau berperan aktif dalam lingkungan, gereja dan masyarakat.

SEJARAH LINGKUNGAN SANTA MARIA STASI ST. LUKAS SOKARAJA

Belum diketahui secara pasti, semula di Stasi Sokaraja ada 5 lingkungan,
 Lingkungan St. Lukas, berlokasi di daerah sebelah kiri gereja.
 Lingkungan St. Maria, berlokasi di daerah sebelah kanan gereja sampai Kalibagor
 Lingkungan St. Ignatius, berlokasi dari setelah jembatan Kali Pelus sampai di daerah Jompo.
 Lingkungan Yohanes, berlokasi di Kalibagor
 Lingkungan Paulus, berlokasi di Kalibagor
Karena satu dan lain hal lingkungan Santo Ignatius tidak berjalan, kemudian diikuti oleh lingkungan Santa Lukas, maka kemudian sekitar tahun 2000 bergabung dengan lingkungan Santa Maria. Sehingga menjadi lingkungan Santa Maria Lukas, dengan jumlah warga sekitar 60 KK.
Pada tahun 2004 dalam rapat lingkungan dihasilkan kesepakatan bahwa lingkungan, hanya akan memiliki satu Santa pelindung yaitu Santa Maria.
Santa pelindung yang dipilih adalah Santa Maria karena ingin meneladan sosok Maria yang menerima Sabda Allah yang menjadi daging dan di satu pihak kesetiaan Bunda Maria mengikuti rencana keselamatan Allah.
Spritualitas Santo Yosep pelindung Paroki, meskipun tidak dipahami betul namun diterapkan dalam kehidupan beriman umat. Santo Yosep yang ringan tangan tercermin dari kesadaran untuk saling membantu apabila ada warga yang memerlukan, atau apabila ada kegiatan lingkungan.
Santo Yosep juga merupakan sosok pekerja, maka dalam lingkungan ini semangat kerja dalam bentuk gotong royong sangat dijunjung tinggi. Apabila ada usulan program kerja atau kegiatan untuk lingkungan, maka warga dan pengurus lingkungan mendukung dengan antusias.
Seiring dengan perkembangan perekonomian di daerah sekitar Sokaraja, hingga banyak muncul pemukiman baru dan penambahan warga baru, yang termasuk warga yang beragama Katolik, dan luasnya wilayah lingkungan, sehingga pada tahun 2010 pada saat penetapan pengurus lingkungan, wilayah lingkungan dibagi menjadi 4 blok dengan 4 orang Koordinator Blok, dengan tujuan agar dapat lebih cepat melayani umat yang membutuhkan bantuan pelayanan lingkungan.
Pengurus lingkungan dipilih sendiri oleh warga lingkungan, untuk ketua lingkungan pemilihannya dengan sistem voting.
Umat yang sudah melayani lingkungan Santa Maria sebagai ketua lingkungan adalah sebagai berikut:

Periode tahun 2002 sd 2005 : Bp. Yohanes Wagimin

Periode tahun 2005 sd 2006 : Bp. Stevanus Soejitno

Periode tahun 2006 sd 2010 : Bp. Stevanus Soejitno

Periode tahun 2010 sd 2013 : Bp. Yoseph Bunyamin

Periode tahun 2013 sd 2016 : Bp. Yoseph Bunyamin

WILAYAH LINGKUNGAN

1. Secara Geografis : Wilayah Lingkungan St. Maria batas-batasnya adalah sebagai berikut :
a. Utara : Lingkungan St. Yosafat
b. Selatan : Lingkungan St. Yohanes Paulus Sokaraja
c. Timur : Lingkungan St. Markus
d. Barat : Lingkungan St. Paulus
2. Secara Pemerintahan : Kecamatan Sokaraja.
3. Secara Sosial Kemasyarakatan : terdapat Klenteng Sokaraja, Gereja Kristen, Kantor Polsek Sokaraja dan beberapa sekolah negeri dari tingkat TK s/d SMA
4. Terbagi dalam 4 blok dengan pembagian wilayah sebagai berikut:
Blok 1 Barat : Jl. Jendral Sudirman (Soto Lama)
Timur : Kalicupak
Utara : Desa Kedondong
Selatan : Jl. Budi Utomo, Jl. Jendral Gatot Subroto
Blok 2 Barat : Jl. Budi Utomo (Sungai kecil)
Timur : Jl. Amad II
Utara : Jl. Budi Utomo, Jl. Jendral Gatot Subroto
Selatan : Bleberan
Blok 3 Barat : Jl. Mentri Supeno (POM Bensin desa Karang Nanas)
Timur : Jl. Jend. Sudirman (Soto Lama), Jl. Budi Utomo (sungai kcl)
Utara : Jl. Suparjo Rustam (Gedung PGRI)
Selatan : Kantor Kelurahan Sokaraja Tengah

DATA UMAT

– Jumlah Kepala Keluarga 100, Jumlah Jiwa + 237
– Kehidupan Sosial Ekonomi : Pegawai Swasta, Wiraswasta (pengusaha), pensiunan, polisi, tentara

DINAMIKA LINGKUNGAN

Dengan adanya 4 blok dalam lingkungan Santa Maria, maka mulai awal tahun 2012 oleh pengurus lingkungan dibuatlah suatu media untuk lebih menjalin komunikasi antar umat lingkungan, yaitu lewat warta lingkungan yang diberi nama BERSAMA, yang artinya Berita Santa Maria. Buletin ini diterbitkan dengan tujuan awal memberitakan laporan keuangan dari lingkungan dan kemudian dipakai sebagai sarana untuk rencana acara lingkungan, berita-berita seputar gereja, dan renungan untuk lebih menguatkan iman umat lingkungan.
Dinamika kehidupan menggereja warga dan pengurus lingkungan terus berkembang, dan mengalami kemajuan yang menggembirakan .
Saat ini seksi liturgi lingkungan telah memiliki sejumlah peralatan antara lain; perlengkapan misa lengkap dengan taplak meja, dan audio pendukungnya.
Seksi konsumsi pun memiliki perlengkapan seperti piring, sendok, gelas, termos nasi, dan termos minuman.
Selain itu juga ada dana yang terkumpul untuk dapat diberikan santuan bagi keluarga umat yang sedang berduka.
Juga sejak tahun 2012 pula koor lingkungan sudah mulai terbina dengan baik berkat bantuan dari pelatih, sehingga koor lingkungan dapat melayani saat misa Ekaristi dengan lebih baik, dan puji Tuhan dapat masuk 5 besar dalam lomba paduan suara paroki.
Semua fasilitas dan dana yang dimiliki lingkungan di dapat dari iuran umat lingkungan dan sumbangan dari donatur, juga dari hasil usaha bersama pengurus lingkungan.
Selain fasilitas dan dana tersebut diatas, pengurus lingkungan juga memberikan pelayanan kunjungan umat dan orang sakit.
Dan untuk menguatkan iman, beberapa kali diadakan seminar dengan berbagai nara sumber yang dapat menarik umat dan menguatkan iman.
Selain itu untuk lebih mendekatkan antar umat lingkungan dan stasi, juga ada kegiatan olahraga yaitu pingpong yang mulai ada sejak tahun 2013.
Perayaan pesta nama pelindung mulai dilaksanakan di tahun 2013. Acara yang diadakan berupa misa syukur dilanjutkan dengan misa dan ramah tamah. Pesta perayaan Santa pelindung disambut dengan antusias oleh seluruh warga, terlihat dengan tingkat kehadiran warga yang hadir dari berbagai usia, tua muda bahkan anak-anak juga ikut hadir.

NAMA DAN PENGURUS LINGKUNGAN

1. Nama Lingkungan
a. Nama Santa Pelindung : SANTA MARIA
b. Pesta Nama Lingkungan : 08 September
c. Alamat Sekertariat : Jl. Jend Ahmad yani No. 53, Sokaraja Kidul
d. Wilayah : V (lima)
e. Ketua Stasi : FX. Marmuji

2. Pengurus Lingkungan
Ketua Lingkungan : YOHANES WIGNYO POMO SUBAGYO

Bendahara : MARGARETHA LILIANA SAPUTRA;
FRANSISCA LANY HARGIJANTO.
Sekretaris : YEHEZKIEL TIMOTIUS HERMAN ANGKAWIDJAJA.

Koordinator Blok I : YOSEPH BUNYAMIN

Koordinator Blok II : VINCENTIA MERLINA

Koordinator Blok III : BONIFASIUS FALLO

Koordinator Blok IV : ANTONIUS FRITZ JOHAN SUPARTO

Sie Liturgi : JEANETTE TJANDRA; MARIA LILIS BINARSO;
IGNATIA LASMI KURNIATI; AGATHA KENTRU ROHMIYATI;
JOSEPHINE KARINA SAPUTRA

Sie Kehidupan Kekal : STEVANUS BAMBANG SM; MARGARETHA TRI RAHAYU;
FRANSISKA PARYANTI; YOHANES HARGIJANTO

3. Masa bakti :

KETELADANAN HIDUP SANTA MARIA LUKAS SOKARAJA

Dalam hidup beriman setia dan taat pada kehendak Allah dengan kesederhanaannya menjadi bagian dari keselamatan Allah. Dalam hidup meggereja Ia menjadi perantara keselamatan bagi orang yang berharap pada pertolongan Allah.
Spiritualitas Santa Maria : “Maria sebagai teladan kekudusan, ketaatan dan pengabdian pada Allah”

PROGRAM KEGIATAN

1. Kegiatan Rutin
– Tugas Gereja seperti koor dan lektor
– Kegiatan tahun liturgi seperti Renungan Adven, Kegiatan APP, Bulan Kitab Suci Nasional, Rosario.
– Latihan koor , Pembuatan Buletin Lingkungan “BERSAMA”
– Olahraga Pingpong (Kamis dan Minggu)
– Aksi Gerah (Gerakan Seratus Rupiah)
– Rapat lingkungan (2 bulan sekali)
2. Kegiatan Jangka Menengah
– Pembelian Keyboard untuk mendukung latihan koor
– Ziarah Lingkungan

KEGIATAN LIMA (5) BIDANG GEREJA
1. Kerygma
– Pendalaman Kitab Suci, Adven dan Prapaskah, Bulinas
2. Liturgia
– Partisipasi dalam tugas Gereja koor, lektor, pemazmur
– Ibadat peringatan arwah, Misa peringatan pesta Pelindung Lingkungan.
– Latihan Koor
3. Koinonia
– Pembuatan Buletin Lingkungan
– Olahraga Pingpong (Kamis dan Minggu) mengikutsertakan warga sekitar Gereja yang noin Katolik.
4. Diakonia
– Ikut serta giliran “Ngaturi dahar Pastor”
– Aksi Gerah (Gerakan Seratus Rupiah)
– Santuan atau bantuan kematian bagi warga yang berduka
5. Martyria : –

KEPRIHATINAN DAN HARAPAN

Lingkungan Santa Maria memiliki keprihatinan mengenai jumlah pemuda pemudi yang minim. Sebagian besar kaum muda umumnya melanjutkan studi mereka di luar kota dan melanjutkan karirnya di sana, pemuda yang ada sulit untuk aktif karena rekan sebaya atau senior yang mengarahkan belum ada.
Selain itu kondisi Lingkungan Santa Maria yang sangat luas juga menjadi kesulitan untuk mengkoordinir kaum muda yang terbatas. Saat ini lingkungan Santa Maria dibagi menjadi 4 blok. Tujuan dibuat blok adalah untuk mempermudah jika ada kegiatan rutin, mempermudah untuk menyapa saudara seiman yang tidak atau belum aktif.
Stasi Santo Lukas, khususnya lingkungan Santa Maria adalah bagian dari Paroki Santo Yosep. Walaupun warga lingkungan sudah terbiasa mandiri dan tidak bergantung pada Imam, namum warga membutuhkan pendampingan misalnya dalam pengetahuan rohani, yang pastinya tidak cukup dipenuhi oleh prodiakon. Kegiatan yang diinginkan seperti rekoleksi atau seminar yang mendatangkan pembicara yang memang ahli dibidangnya.
Selain itu warga Lingkungan Santa Maria ingin lebih dekat dengan warga Paroki sehingga bisa belajar dari program-program kerja yang dilakukan di Paroki maupun sebaliknya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s