Mari Berdoa Bagi Para Imam

Mari berdoa bagi para imam-1.jpgSiapa yang tidak bergembira apabila dapat berbuat sesuatu bagi Tuhan dan dunia? Masing-masing dari kita dapat melakukan sesuatu yang hebat, yang amat menyenangkan hati Tuhan, sekaligus memberikan anugerah luar biasa kepada dunia. Kita dapat mempersembahkan kepada Tuhan seorang imam yang kudus.

Seorang imam yang kudus dapat berbuat banyak bagi Tuhan dan bagi sesama manusia. Seorang imam mempersembahkan Misa setiap hari. Misa sama artinya dengan Kurban Kristus di Kalvari. Karena itu setiap Misa mempunyai nilai yang sama, dan memberi dunia samudera berkat dan rahmat yang sama, seperti yang diberikan oleh Kurban di Kalvari. Imam mengubah roti dan anggur menjadi Tubuh dan Darah Kristus. Sungguh suatu keajaiban yang amat agung. Bahkan malaikat yang paling tinggi kedudukannya di Surga pun tidak memiliki kuasa untuk melakukan apa yang dilakukan imam itu.

Sakramen Rekonsiliasi

Seorang imam mendengarkan pengakuan dan mengampuni dosa, bahkan dosa yang paling berat. St. Agustinus mengatakan, ketika seorang imam membebaskan seorang pendosa, ia menggunakan kekuatan yang jauh lebih besar dari kekuatan yang digunakan Tuhan pada waktu menciptakan dunia.

Ketika memberikan sakramen-sakramen, imam mencurahkan sungai berkat dan rahmat kepada jiwa-jiwa, memurnikan, menghibur serta menguatkan mereka. Para dokter yang termashyur, ilmuwan bahkan para raja dunia sekali pun, tidak dapat melakukan pekerjaan yang sebanding dengan apa yang dikerjakan seorang imam yang kudus setiap harinya. Karena itu tidaklah heran apabila para kudus Gereja mengatakan bahwa martabat imam jauh lebih tinggi dari martabat malaikat.

Apa yang dilakukan seorang imam yang kudus jauh lebih bernilai dari apa yang dilakukan seorang imam yang kurang kudus. Jadi, apa yang dapat kita lakukan? Kita dapat mempersembahkan kepada Allah seorang imam yang kudus. Bagaimana caranya? Dengan berdoa baginya, mempersembahkan doa-doa setiap hari, penderitaan-penderitaan, pekerjaan-pekerjaan yang baik, Kurban Misa serta Komuni untuk imam yang telah kita pilih. St. Theresia dari Lisieux.pngDengan berbuat demikian, kita ikut berperan serta dalam pelayanan mereka. Para kudus sangat mengerti akan hal ini.

St. Theresia dari Lisieux berdoa setiap hari untuk seorang imam muda yang ia pilih sebagai saudara rohaninya. Imam itu pun lalu mampu melakukan hal-hal besar bagi Allah, sementara St. Theresia mengambil bagian yang besar sekali dalam keberhasilannya.

Pere Olier, pada waktu masih menjadi imam muda, jauh dari kehidupan yang layak bagi seorang imam. Pada suatu hari, seorang wanita cantik berpakaian putih muncul di hadapannya. Wanita itu berkata: “Pastor, jadilah seorang imam yang kudus. Allah menghendaki anda demikian.” Hal itu memang sangat berkesan bagi Pastor Olier, tetapi pelajaran dan pekerjaan mengalihkan perhatiannya dan ia jatuh lagi pada keadaan lamanya. Boleh dikatakan ia gagal. Kembali wanita cantik itu datang kepadanya menangis dengan sedih dan berkata, “Pastor, lihatlah betapa anda telah membuat saya menderita. Jadilah imam yang kudus. Allah sungguh menghendaki anda demikian.”

Kali ini Pastor Olier mulai bersungguh-sungguh untuk hidup kudus dan melakukan hal-hal besar bagi Tuhan. Bertahun-tahun kemudian, Pastor Olier mengunjungi sebuah biara Dominikan dan ia terkejut melihat seorang wanita berpakaian putih yang telah datang kepadanya di Paris. Ia adalah seorang biarawati dan biarawati ini telah berdoa selama bertahun-tahun baginya. Syukur berkat doa-doa biarawati tersebut, Pastor Olier menjadi salah seorang imam yang paling kudus dan paling hebat di seluruh Perancis.

Kita semua dapat berdoa secara khusus bagi seorang imam, terutama bagi pastor paroki kita, karena ia akan dapat berbuat lebih banyak untuk Tuhan dan Gereja. Kita sendiri dapat mengambil manfaat dari pelayanan yang mereka berikan. Kita tetap berdoa, walaupun imam tidak tahu kita sedang berdoa untuknya. Jika kita berdoa bagi seorang imam yang kita kenal, dan ia tahu bahwa kita berdoa baginya, ia dapat berbuat banyak bagi kita. la dapat menempatkan kita setiap hari dalam Piala Darah Maha Kudus Penebus pada Perayaan Ekaristi yang ia persembahkan. Alangkah besarnya anugerah itu!

Mari berdoa bagi para imam-2Imam yang kita doakan dapat memberi kita bagian khusus dalam Doa Ofisi Agung yang ia ucapkan setiap hari. Para imam ketika mengucapkan Doa Ofisi Agung bersatu dengan Kristus yang berdoa bersama mereka dan bagi mereka. Mereka pun mempersatukan diri dengan Roh Kudus yang kata-kata-Nya mengilhami doa-doa yang mereka panjatkan. St. Alfonsus mengatakan, satu ayat dari doa Ofisi bernilai ratusan kali lipat dari doa-doa lainnya.

Karena itu, memang sungguh amatlah penting berdoa secara khusus dan khidmat bagi para imam. Doa bagi seorang imam mendatangkan baginya inspirasi-inspirasi sederhana, namun yang memungkinkan dia melakukan hal-hal besar bagi Allah.

Jelas, amat sukar bagi imam untuk menjadi kudus di dunia ini, pada hari ini, dalam abad ini. Berapa banyak imam yang telah disesatkan oleh kesenangan duniawi?

Siapakah yang hendak dipersalahkan? Para imam yang sesat itu? Tidak. Kitalah yang harus dipersalahkan! Kebanyakan dari kita cenderung membicarakan jatuhnya para imam, tetapi berapa banyak yang berdoa bagi mereka? Daripada membicarakan mereka, alangkah lebih bergunanya jika kita berdoa bagi mereka. Jadi, jika kita menghendaki imam yang rendah hati dan kudus, mari kita berdoa bagi mereka setiap hari.

sumber : AVE MARIA No. 8 Mei 1997; diterbitkan oleh Marian Centre Indonesia

 …♥…

World Day of Prayer for the Sanctification of Priests / Hari Doa Sedunia bagi Pengudusan Para Imam

(dirayakan setiap Hari Raya Hati Kudus Yesus) :

Tuhan terkasih, Bapa Pengasih, aku berdoa kepadaMu:
Lindungilah para imam gereja-Mu, sebab mereka itu milik-Mu.
Biarlah hidup mereka terbakar luluh di atas altar-Mu yang suci,
sebab mereka telah disucikan dan menyucikan diri bagi-Mu saja.
Lindungilah mereka, sebab mereka berada di tengah dunia,
meskipun mereka bukan dari dunia ini.
Masukkanlah mereka dalam lubuk hati-Mu,
bila nikmat duniawi menggoda dan memikat mereka.
Lindungilah dan hiburlah mereka dalam saat-saat sepi,
susah derita, dan bila pengorbanan hidupnya nampak sia-sia.
Ingatlah ya Tuhan, tak seorang pun kecuali Engkau
yang menjadi pemiliknya yang sah…
Dan walau mereka Kauberi panggilan ilahi,
tetapi tetaplah mereka memiliki hati insani,
dengan segala kerapuhannya.
Maka, Bapa terkasih,
lindungilah mereka bagaikan biji mata-Mu,
dan peliharalah mereka bagaikan hosti tanpa noda.
Semoga setiap hari, pikiran dan perbuatannya aman terjaga
dan menjadi teladan indah bagi seluruh umat-Mu.
Tuhan terkasih, sudilah memberkati mereka senantiasa.
Terpujilah Engkau yang telah memanggil dan mengutus mereka,
terpujilah Engkau yang tetap mendampingi dan memampukan mereka.
Ya Hati Kudus Imam Agung Yesus, kasihanilah mereka.
Ya Hati Tersuci Maria, Ratu para Imam, doakanlah mereka.
Santo Yohanes Maria Vianney, doakanlah mereka.
Bapa kami…Salam Maria…Kemuliaan…
Doa bagi
Pengudusan Imam
Yesus dan Imam
Disebarluaskan oleh:
Badan Kerjasama
Bina Lanjut Imam Indonesia [BKBLII] – Kom Seminari KWI
Jl. Cut Meutia 10 Jakarta Pusat
Telephone: 021-31935541
E-mail: komsem@kawali.org
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s