PERJUANGAN SEORANG KETUA LINGKUNGAN URUS SURAT BAPTIS WARGANYA

Saya, ketua lingkungan Santo Petrus, Bapak Petrus Sariyo sering dipanggil Pesar. Saat ini Paroki Santo Yosep sedang mengadakan sensus umat Katolik, salah satu tugas seorang ketua lingkungan adalah mendata kembali warganya dan melengkapi surat-surat salah satunya surat baptis. Di lingkungan Santo Petrus, saya berhasil membantu mencarikan surat baptis warganya yang lanjut usia dan yang hilang serta lupa ditaruh di mana. Saya menyempatkan mencari ke beberapa paroki yaitu Paroki Santo Yosep Purwokerto 10 orang, dari Paroki Katedral Kristus Raja 5 orang dan yang lain dari luar kota antara lain Paroki Petrus & Paulus Klepu, Kec Minggir, Kab Sleman 3 orang.

Berikut salah satu pengalaman saya dalam mencari surat baptis warganya yang bernama Bpk Ign Sugiharto dan istrinya :

Pada hari Senin, 19 Juni 2017 sehabis misa pagi, saya bertemu dengan bpk Ign. Sugiharto dan istrinya serta Rm Toro membicarakan surat baptis yang belum ketemu. Saya memutuskan untuk mencarikan surat baptis Bpk Ign Sugiharto, Dan akhirnya kami berangkat menuju Cilacap (tempat asal keluarga besar bpk Ign Sugiharto). Dari Purwokerto berangkat  pukul 08.00, langsung menuju kediaman orang tua dari bpk Ign Sugiharto yaitu Jl Laut no 8 Cilacap Selatan yang bernama Bpk Agustinus Triyanto usia 83 tahun. Dari Hasil obrolannya, beliau ditinggal istri meninggal pada bulan Agustus 2016. Beliau mempunyai 11 anak yang terdiri dari laki laki 5 anak dan perempuan 6 anak, dan yang telah meninggal dunia 2 anak. Bpk Agustinus Triyanto pernah menjadi prodiakon selama 2 tahun. Saat ini beliau hidup bersama putri bungsu dan suaminya.

Waktu menunjukkan pukul 11.00, kami melanjutkan perjalanan menuju  ke Paroki Santo Stefanus, Cilacap dan bertemu dengan sekretaris paroki yang bernama bpk Kabul Prasongko, kami menceritakan tujuan kedatangannya yaitu mencari surat baptis milik bpk Ign Sugiharto yang dibaptis kira2 pada tahun 1987. Kami mencoba mencari data dari tahun 1980 s/d 1990, ditemukan data Ign Sugiharto pada tahun 1985, namun nama orang tuanya tidak sama, berarti data tidak cocok alias salah. Karena tidak menemukan, kami berpamitan pulang. Di dalam perjalanan pulang, saya menyarankan kepada bpk Ign Sugiharto untuk mencari data ke Boyolali karena perkawinannya di Boyolali di Gereja Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria.

sariyo_sugiharto
Keluarga Bpk Ign.Sugiharto bersama bpk Pesar dan istri serta Rm Kristiadji, MSC

Bersamaan dengan hari raya Idul Fitri, keluarga bpk Ign Sugiharto pulang ke Boyolali untuk mengunjungi keluarga istri. Selama liburan, bpk Ign Sugiharto menyempatkan diri mencari surat baptis di Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria, Boyolali. Dan akhirnya membuahkan hasil, bpk Ign.Sugiharto mendapatkan surat baptisnya.

Saat ini, hasil sensus lingkungan Santo Petrus Paroki Santo Yosep Purwokerto : 53 KK, warga laki-laki 68 orang, perempuan 77 orang, total 145 orang. Surat yang belum lengkap, 15 surat baptis, 56 surat krisma, dan 7 surat perkawinan gereja.

Hal-hal yang berkesan dalam pengalaman ini, sambutan yang baik dan ramah dari keluarga bpk Agustinus Triyanto serta Sekretaris Paroki Cilacap, bpk Kabul Prasongko yang kebetulan keponakan dari bpk Ign. Sugiharto. Bahkan saat di Paroki Cilacap, saya dipersilakan mencari di buku besar arsip. Berhasil membantu orang lain seperti bpk Ign.Sugiharto merupakan kegembiraan tersendiri, dan sebagai ucapan syukur saya atas kasih karunia Tuhan Yesus yang telah menuntun sehingga surat baptis yang hilang dapat ditemukan. Dengan adanya surat baptis ini, memudahkan saya dalam menyusun administrasi lingkungan. Kegembiraan juga tersirat dalam keluarga Ign Sugiharto, karena telah dibantu dan dicarikan solusi untuk mencari surat baptisnya yang telah lama hilang.

Dalam usahanya mencari surat-surat baptis, hambatan yang saya alami karena kebanyakan administrasi sekretariat paroki-paroki kurang tertib dan kurang lengkap, sehingga seringkali harus mencari-cari secara manual data-data puluhan tahun lalu.

Rencana paroki Santo Yoseph Purwokerto menertibkan administrasi kesekretariatan harus kita dukung dan sukseskan demi mempersiapkan pelayanan pastoral yang berbasis data.

Mari kita sukseskan sensus umat Paroki Santo Yoseph Purwokerto. Ini semua demi kebaikan seluruh umat paroki. Berkah Dalem.

Penulis

Pak Sariyo
Petrus Sariyo Ketua Lingkungan St. Petrus
Iklan

2 thoughts on “PERJUANGAN SEORANG KETUA LINGKUNGAN URUS SURAT BAPTIS WARGANYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s