RENUNGAN

Belajar Lemah Lembut Dan Rendah Hati

Minggu Pekan Biasa XIV, 9 Juli 2017

“Bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Ia akan melenyapkan kereta-kereta dari Efraim, Ia akan memusnahkan kuda-kuda dari Yerusalem.”(Za 9:9-10). Lemah lembut dan rendah hati ada dalam simbol keledai. Ia menurut tuan sebagai majikan membawa semua beban. Keledai itu binatang beban dan bukan binatang tunggangan. Sementara kuda dan kereta menggambarkan kekuasaan, kebesaran, power yang memiliki pressure/tekanan untuk mengalahkan atau menundukkan musuh. Biasa digunakan dalam perang. Raja Salem atau Raja Damai datang dengan keledai muda. Raja datang dengan damai, kelemahlembutan dan kerendahan hati. Sampai-sampai Ia memikul beban itu sendiri sehingga para pengikutNya ambil bagian dalam memikul beban masing-masing. Beban yang kita pikul tidak lebih berat dari beban Yesus. Namun kerap kita mengeluh karena beban dianggap berat. Marilah belajar memikul beban yang dipercayakan pada pundak kita masing-masing. Tuhan mengajari kita untuk belajar lemah lembut dan rendah hati. Soter@bdtoro

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s