UMAT LINGKUNGAN IGNATIUS “NDHEREK GUSTI, ATI TENTREM”

Indah rencanaMu, Tuhan. Di dalam hidupku. Walau ku tak tahu dan ku tak mengerti semua jalanMu.

Dulu ku tak tahu, Tuhan. Berat kurasakan. Hati menderita, dan ku tak berdaya menghadapi semua.

Reff. Tapi kumengerti skarang. Kau tolong padaku. Kini ku melihat dan ku merasakan indah rencanaMu.

misa ling Ignatius-1.jpgItulah lirik lagu “Indah RencanaMu, Tuhan” yang dinyanyikan umat lingkungan St. Ignatius mengawali misa memeringati 10 tahun wafatnya Bpk. Petrus Sumardiko di rumah kediaman almarhum Jl. Mangunjaya (Jumat, 30 Juni 2017).  Hadir sekitar 40 an umat lingkungan Ignatius, Bu Mardiko sekeluarga dan keluarga dari Bpk Bekti (menantu) dari wilayah paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto dan sahabat-sahabat mereka.

Ibu Sumardiko sekeluarga mengundang umat lingkungan Ignatius untuk bersyukur atas berbagai karunia dan penyelenggaraan Tuhan, khususnya lewat kesaksian hidup dan pelayanan alm. Bpk Sumardiko di tengah keluarga, lingkungan dan masyarakat. Umat Lingkungan Ignatius menanggapi undangan tersebut dengan kehadiran, doa, persembahan lagu-lagu dan tugas liturgi dengan baik. Umat menyanyikan beberapa lagu dengan 4 suara diiringi keyboard yang dimainkan oleh Bu Lydia Setiawati.

Sabda Tuhan yang dibacakan dan direnungkan membantu umat yang hadir untuk semakin percaya pada Yesus yang setia, penuh kuasa dan memiliki kehendak hati untuk selalu mengasihi serta menyelamatkan. Kehendak hati Yesus itu tampak dari tanggapanNya kepada permohonan Si Kusta : “Jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan daku’. Yesus mengulurkan tanganNya menjamah si Kusta dan berkata, ‘Aku mau, jadilah engkau tahir'”(Mat 8:2-3). Sedangkan si Kusta sama sekali tidak meragukan kemampuan atau kuasa Yesus untuk meyembuhkannya karena dia sudah mendengar banyak mukjizat yang dilakukan sebelumnya. Yang dia mohonkan dengan rendah hati adalah kemauan Yesus untuk menyembuhkannya. Terbukti Yesus mampu dan mau. Terbukti pula kepercayaan pada kuasa Yesus dan kerendahan hati si Kusta memohon terjadilah kehendakNya telah mendatangkan kesembuhan.

Pentahiran itu bukan hanya pembersihan atau penyembuhan fisik semata, tapi juga penyembuhan batin/rohani (disucikan, dipulihkan kembali martabatnya dan diperkenankan lagi mempersembahkan korban di bait Allah). Selain itu, pentahiran yang dilakukan Yesus merupakan suatu penyembuhan sosial. Dia yang karena kustanya dikucilkan oleh masyarakat, setelah ditahirkan dapat kembali diterima di tengah masyarakat. Jadi, Yesus mampu dan mau menyucikan dan memulihkan relasi kita dengan Allah dan sesama. Semoga pentahiran itu juga dialami oleh Bpk Sumardiko, keluarga dan seluruh umat lingkungan Ignatius melalui kurban Ekaristi yang menguduskan.

Ndherek Gusti Yesus, ati ayem. Dalan padhang, pikiran dadi tenang. Ndherek Gusti Yesus ati tentrem. Sopo wonge sing ngandel lan percaya.” Itulah penggalan lagu “Ndherek Gusti” yang mengungkapkan kepercayaan dan rasa syukur atas pengalaman damai, sukacita dan jalan yang terang karena mengikuti Yesus yang mau dan mampu menyelamatkan.

misa ling IgnatiusSebelum berkat penutup, Bpk Bekti mewakili keluarga besar Ibu Sumardiko menyampaikan terima kasih atas kebersamaan, kerukunan dan semangat pelayanan dari umat lingkungan Ignatius. Itu semua menjadi peneguhan dan kebanggaan tersendiri bagi keluarga Ibu Sumardiko. Semoga doa dari keluarga dan umat lingkungan mendatangkan keselamatan abadi bagi Bpk. Sumardiko. Umat lingkungan Ignatius pun berterima kasih atas kesempatan merayakan ekaristi yang membuat umat semakin ngandel lan percaya, ati ayem, dalan padhang, tur guyub rukun.

Penulis:
Widiastuti
A. Widiasuti Lingkungan Ignatius

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s