TIDAK “LELET”

Selasa Pekan Biasa XIII, 04 Juli 2017

Bacaan I: Kej 19:15-29

Mazmur: Mzm 26:2-3.9-10.11-12

Injil: Mat 8:23-27

“Ketika Lot berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab Tuhan hendak mengasihani dia. Lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.”(Kej 19:15-29). Tuhan menghargai Abraham. Karenanya Tuhan memperhitungkan kerabatnya yaitu Lot. Dia yang telah memilih sendiri tinggal di lembah subur dimana ada Sodom dan Gomora, dihadapkan pada malapetaka besar. Tetapi tetap memperhitungkan Abraham sehingga Lot pun diselamatkan. Namun tindakan Lot bertolak belakang. Lot berlambat-lambat. Sehingga tangannya sampai dipegang. Berlambat-lambat seperti “kesantaian” atau “lelet”(bahasa Banyumas). Tahu bahwa ada yang segera dikerjakan atau dituntaskan tetapi cara mengerjakannya tidak segera. Sudah diberi kemurahan atau kasih tetapi kurang menghargai kasih. Kurang bersyukur lebih kuat lagi. Semoga kita tidak “lelet” pada kegiatan dan tugas kita hari ini. Soter@bdtoro.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s