MAKIN DEKAT DENGAN KELUARGA KARYAWAN PAROKI

Ingin lebih dekat dan tahu keadaan terkini

Berawal dari kerinduan untuk mengenal lebih dekat dan tahu keadaan terkini keluarga karyawan paroki St. Yoseph Purwokerto, maka kami Tim Kerja Bina Karyawan dari bidang HBKRT (Harta Benda, Keuangan dan Rumah Tangga)  mengadakan program kunjungan ke keluarga karyawan bertepatan dengan hari raya Idul Fitri. Program kunjungan ini bermanfaat bagi tim kerja bina karyawan untuk dapat mengenal lebih dekat setiap keluarga karyawan paroki.

Kunjungan karyawan.jpg
Kunjungan timker Bina Karyawan Paroki St. Yoseph Purwokerto ke keluarga Bpk Kosim (26/06/2017)

Acara kunjungan ini sudah dilaksanakan sejak 3 tahun yang lalu. Kunjungan kali ini dilaksanakan pada hari Senin, 26 juni 2017 bersama Romo Agustinus Dwiyantoro, Bpk Kodrat, Bpk Yohanes Suwasno, Bpk Isranto dan Bpk Lukas Sugiyanto. Kami berangkat dari gereja paroki pkl. 09.00 WIB langsung menuju ke rumah keluarga Bpk Kosim di desa Teluk. Sesampai di rumah Bpk Kosim, kami diterima dengan baik dan berbincang bincang dengan keluarga.

Kami melanjutkan kunjungan ke rumah keluarga Bpk Untung di perumahan Teluk. Di situ kami diterima oleh Bpk Untung, Bu Uji (isterinya) dan kedua orang tua Bu Uji. Dengan penuh semangat mereka bercerita masa lalu Ibunya Uji. Setelah beberapa saat kami beranjak pamit dan melanjutkan kunjungan ke rumah keluarga Bpk Agustinus Sunardi di desa Ledug. Kami disambut Pak Nardi dan istri serta keponakannya. Pak Nardi sudah berkarya di paroki St. Yoseph selama kurang lebih 30 tahun. Sambil menikmati hidangan yang disajikan, kami berbincang-bincang hangat tentang keadaan keluarga mereka. Setelah dirasa cukup, kami mohon diri untuk melanjutkan kunjungan ke keluarga karyawan berikutnya.

Kunjungan karyawan-2.jpg
Kunjungan timker Bina Karyawan Paroki St. Yoseph Purwokerto ke keluarga Bpk Mulayadi (26/06/2017)

Keluarga keempat yang kami kunjungi adalah keluarga Bpk Mulyadi. Kami diterima oleh Pak Mul dan putranya, Mas Abi. Seorang putrinya lagi sedang berada di luar kota. Kami terlibat pembicaraan yang akrab dan sesekali diselingi gelak tawa. Kunjungan di keluarga Pak Mulyadi ini mengakhiri rangkaian kunjungan kami.

Sebenarnya masih ada 3 keluarga karyawan paroki lagi yang rumahnya di Purwokerto, namun mereka sedang berada di luar kota menghadiri acara keluarga masing-masing. Selain itu ada satu karyawan paroki yang rumah keluarganya di daerah Yogyakarta sehingga kami tidak dapat mengunjunginya.

Kesan dan harapan

“Saya terkesan dengan kegiatan kunjungan ini karena dapat mendekatkan relasi antara Dewan Pastoral Paroki (DPP), khususnya tim kerja Bina Karyawan dengan keluarga karyawan. Selain itu saya merasakan adanya keakraban, saling sapa dan saling memaafkan”, begitulah kesan Pak Lukas selaku Kabid HBKRT. Sedangkan bagi Pak Kodrat, “Program kunjungan keluarga karyawan ini dirasa sangat bermanfaat karena dapat membantu merefleksikan hidup di tengah beragamnya kehidupan di luar diri kita.” Beliau juga memberi masukan, “Ada berbagai hal yang perlu dibenahi untuk menyemangati para karyawan dalam menghadapi tantangan hidup walau dirasa sulit untuk mengubahnya”. Meski tidak merinci lebih jauh apa yang perlu dibenahi, namun Pak Kodrat berharap agar program kunjungan keluarga ini dapat tetap dipertahankan

Pak Isranto memaknai kunjungan ke keluarga karyawan paroki pada hari raya Idul Fitri ini sebagai suatu usaha untuk menciptakan keharmonisan hubungan antar sesama (dalam hal ini antara tim kerja bina karyawan dan keluarga karyawan paroki). Pak Is mengajukan pertanyaan refleksi, “Apakah sebelumnya kurang harmonis?” Menurut beliau, “Bisa jadi kurang harmonis, dan bisa jadi masih harmonis. Selama bergaul dalam ikatan kerjasama memang ada dua kemungkinan seperti itu.” Lebih detil lagi Pak Is menguraikan, “dengan kunjungan ini rasanya menjadi tergugah kembali keharmonisan antara pengunjung dan yang dikunjungi. Ada semangat berbuat baik sesuai dengan kondisi masing-masing. Yang berkunjung membawa bingkisan dan yang dikunjungi menyediakan hidangan, senyum ramah mempersilahkan duduk untuk menikmati hidangan yang sudah dipersiapkan, sambil bercerita tentang kondisi keluarga, dll. Rasanya peristiwa ini dapat menyegarkan dan memulihkan keakraban hubungan antara sesama manusia yang saling membutuhkan dalam kelanjutan hidup keluarga dan hidup menggereja.” Terbersit suatu harapan dalam diri pak Is, “keakraban hubungan ini dapat membuat para karyawan semakin bersemangat dan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas pelayanan sehari-hari di lingkungan paroki St. Yoseph”.

Bpk Yohanes Suwasno yang mengikuti kegiatan ini untuk kedua kalinya, mengungkapkan kesannya sebagai berikut: “Saya merasa masih bermanfaat dan dapat melayani sesama lewat kunjungan ke beberapa keluarga karyawan Sanyos. Saya mendapatkan pengalaman dan peneguhan ketika mengenal kondisi kehidupan di tiap keluarga. Dari keberagaman kondisi dan latar belakang keluarga yang majemuk itulah saya dapat memetik pelajaran yang berharga. Misalnya, bagaimana hidup bersama orang tua atau mertua dan saling berbagi, bagaimana menghadapi cucu dengan kasih. Walau sedang lelah, keluarga tetap dapat melayani dengan kasih”. Pak Suwasno mengungkapkan terima kasih karena diajak untuk mengikuti kunjungan yang luar biasa ini. “Semoga lebih baik lagi ke depannya,” begitu harapan yang disampaikannya.

Mas Untung.jpgDari keluarga karyawan, Bpk Untung merasa kegiatan kunjungan ini dapat menambah keakraban antara Romo, Dewan Paroki dan keluarga karyawan. Kami, keluarga karyawan juga menjadi lebih kenal Romo dan Dewan Parokinya. Mewakili teman-teman karyawan lainnya, Pak Untung yang tahun ini genap 25 tahun melayani sebagai koster juga mengungkapkan harapannya. “Karena ini kegiatan baik, ya kalau bisa tetap berkesinambungan dari tahun ke tahun, dari Dewan Paroki ke Dewan Paroki”.

Kami, DPP St. Yoseph khususnya TimKer Bina Karyawan akan berusaha menjaga kesinambungan program ini. Di samping itu program lainnya juga tetap dilaksanakan, seperti pertemuan rutin bersama karyawan, evaluasi dan analisis kerja karyawan, cek kesehatan karyawan, dan melengkapi alat kerja. Semoga semua program terkait bina karyawan ini dapat meningkatkan kinerja dan kesejahteraan karyawan sehingga pelayanan bagi umat Paroki St. Yoseph juga semakin baik.

 

Penulis:

Lukas Sugiyanto.jpg
Lukas Sugiyanto, Kabid HBKRT

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s