KOMITMEN LEGIONER HADIR DALAM DOA BERSAMA DAN PELAYANAN

Pelantikan anggota baru Legio Maria Presidium Regina Angelorum

“Para Calon Anggota Presidium Regina Angelorum Purwokerto, apakah dengan sungguh-sungguh dan iklas hati menyediakan diri menjadi anggota aktif Legio Mariae?” tanya Romo Pemimpin Rohani. Dijawab oleh para calon, “Ya, dengan sungguh dan iklas hati”. Selanjutnya ditanyakan, “Apakah Anda sekalian sadar dan memahami bahwa dengan diresmikan dan diterima sebagai anggota, Anda sekalian ikut serta dan bertanggungjawab dalam perkembangan presidium?” “Ya, saya sadar dan memahami”. Itulah sebagian dialog Pemimpin Rohani dengan 2 orang calon anggota baru Legio Mariae Presidium Regina Angelorum sebelum diterima dan dilantik. Setelah itu mereka mengucapkan janji kepada Bunda Maria sambil memegang veksilum, “Aku adalah milikmu, ya Ratu dan Bundaku, dan segala milik ku adalah kepunyaanmu”.

Legio Maria RA-8.jpg
Pelantikan 2 anggota baru Legio Maria Presidium Regina Angelorum (19/06/2017)

Pelantikan 2 orang anggota baru yaitu Ibu Elizabeth Rosari dan Ibu Agustina Widiastuti menjadi salah satu agenda dalam rapat atau sidang presidium Regina Angelorum (Senin, 19 Juni 2017). Selain pelantikan, sidang yang bertempat di rumah bu Cicilia Mawarti Jl. Pancurawis itu juga menjadi istimewa karena menerima kunjungan supervisi dari Dewan Komisium Ratu Damai Keuskupan Purwokerto. Pak Suliyono sebagai Ketua Komisium menyampaikan maksud dan tujuan supervisi serta memberikan penjelasan umum tentang tugas-tugas perwira LM. Selanjutnya Pak Mulyanto (Sekretaris I Komisium) memberikan beberapa tanggapan berupa peneguhan dan koreksi terhadap jalannya sidang. Beliau juga mengingatkan para legioner agar di setiap akhir sidang selalu berdoa bagi proses beatifikasi Frank Duff, pendiri Legio Maria.

Legio Maria RA-6.jpg
Bpk. Suliyono, Ketua Komisium Ratu Damai sedang mengingatkan kembali tugas-tugas perwira presidium Legio Maria

Komitmen untuk hadir dan menyatukan hati di bawah panji Santa Maria

Legio Maria RA-7-horz.jpg
Suasana sidang legio maria presidium Regina Angelorum, Purwokerto (19/06/2017)

Sebagai suatu komunitas kerasulan kristiani, Legio Maria terdiri dari para anggota umat beriman yang menghidupi perintah kasih dari Yesus dan meneladan keutamaan-keutamaan Bunda Maria dalam kerasulan doa dan kerasulan pelayanan. Para anggota dipanggil untuk terus menerus memuliakan Tuhan dengan doa dan karya, memperluas Kerajaan Allah, menguduskan diri sendiri dan orang lain, serta menghancurkan “kepala ular” yaitu memberantas kejahatan dan dosa. Selain itu para legioner juga diutus untuk terlibat dalam karya kerasulan Gereja yaitu mewartakan Injil, bekerjasama dengan hirarki, membina suara hati dan melaksanakan karya pelayanan nyata. Kerasulan itu pertama-tama dihayati dengan memberi kesaksian iman dan kesatuan hidup komunitas serta semangat pelayanan. Maka seorang legioner harus berkomitmen untuk hadir dalam rapat/sidang legio dan menjalankan tugas kerasulan yang diberikan kepadanya.

Selain mendaraskan doa rosario dan catena legionis, para legioner juga memberikan derma rahasia dan melaporkan tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Semua anggota diberi kesempatan untuk melaporkan tugasnya dan siap diberi tugas berikutnya. Itu sebabnya setiap presidium dibatasi jumlah anggotanya, yakni 15-20 orang saja dan waktu sidangnya juga dibatasi 1,5 jam. Diharapkan setiap presidium menjadi komunitas kecil yang kuat dalam kesatuan doa dan hidup komuniter serta melakukan tugas pelayanan sederhana yang tidak menarik perhatian.

Semua kerasulan itu dijalani dengan semangat Maria sendiri, semangat untuk meneruskan karya Kristus dan semangat menyediakan diri untuk melaksanakan tugas apa saja demi Kristus. Laksana balatentara yang siap sedia bertempur, para legioner diutus bersama Bunda Maria untuk melawan kekuatan-kekuatan jahat yang menjauhkan relasi dengan Tuhan dan memecah belah kesatuan sebagai anggota Gereja yang kudus. Itulah komitmen dan kesiapsediaan yang juga selalu dimohonkan bersama dalam doa penutup sidang legio:

“Ya Tuhan, berikanlah kepada kami – yang mengabdi di bawah panji Santa Maria – iman sepenuhnya terhadapMu – dan kepercayaan kepada Sang Puteri – hingga kami dapat mengalahkan dunia. Berilah kami kepercayaan teguh – terdorong karena kecintaan, sehingga kami dapat melaksanakan semua pekerjaan – karena cinta sejati kepadaMu – dan di dalam sesama kami – selalu melihat Tuhan dan mengabdi Tuhan. Berilah kami kepercayaan yang kokoh bagaikan batu karang, tempat kami berdiri dengan tenang dan hati teguh, – menghadapi kesusahan, kesukaran dan kekecewaan hidup – kepercayaan yang berani hingga kami tidak ragu-ragu, – sanggup melaksanakan pekerjaan luhur, – untuk Tuhan dan untuk keselamatan jiwa-jiwa; kepercayaan yang menjadi Tugu Api bagi Legio kami, – yang memimpin kami yang bersatu – untuk menyalakan api cinta kasih Tuhan di mana-mana – untuk menyinari mereka yang ada dalam kegelapan dan bayangan maut – untuk mengobarkan mereka yang telah padam semangatnya – untuk membawa kembali hidup kepada mereka yang telah mati karena dosa – kepercayaan yang menuntun langkah kami melalui jalan damai, – sehingga Legio kami setelah perjuangan hidup ini, – tanpa kehilangan seorangpun – berkumpul kembali dalam kerajaan dan keluruhanMu. Amin”

Pelayanan sebagai buah dari doa dan kesatuan komuniter bersama Maria

Legio Maria RA-4.jpgKetekunan dalam doa dan kesatuan komuniter bersama Bunda Maria membawa buah-buah kasih berupa pelayanan. Pelayanan yang rutin dilakukan anggota presidium Regina Angelorum antara lain adalah pastoral care di RS Elizabeth setiap hari Sabtu pkl. 09.00 WIB. Para legioner berdoa bersama dan memberikan peneguhan pada para pasien agar tetap merasa bahwa Tuhan sungguh baik dan peduli pada mereka.

Legio Maria RA-5
Pastoral care di RS. Elisabet Purwokerto (17/06/2017)

“Puji Tuhan, ada dua pasien yang setelah dikunjungi akhirnya menyatakan kesediaan dirinya untuk dibaptis,” begitulah kesaksian salah seorang legioner yang mengikuti pastoral care. Selain pastoral care di rumah sakit, para legioner juga rutin mengunjungi saudara-saudara kita di Lapas Purwokerto. Masih banyak pelayanan lainnya di lingkungan gereja dan masyarakat yang juga dilakukan oleh para legioner.

Legio Maria RA.jpg
Para Legioner Presidium Regina Angelorum bersama Dewan Komisium Ratu Damai Keuskupan Purwokerto (19/06/2017)

Dinamika ber-pastoral care di rumah sakit dan karya pelayanan lainnya juga membawa dampak positif bagi para Legioner sendiri yakni diteguhkan dalam iman dan kasih, serta mengalami sukacita karena diperkenankan Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. Para legioner menyadari bahwa karya pelayanan itu untuk memuliakan Tuhan dan menghadirkan kasihNya bagi sesama. Semoga semangat kasih dan pelayanan bagi Tuhan dan sesama selalu berkobar di hati para legioner seturut teladan ketaatan dan kerendahan hati Bunda Maria.

Penulis:

Atiek Wibisono.jpg
Anastasia Atiek        Wibisono,     Perwira LM Regina Angelorum
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s