DOA MOHON PENTAKOSTA BARU

Berkah Dalem,

Doa memohon suatu Pentakosta baru dijalani oleh sebagian umat paroki St Yoseph. Bertepatan dengan perayaan Pentakosta, doa ini dilaksanakan. Namun tidak dalam kesatuan dengan ekaristi. Tepatnya Minggu, 4 Juni setelah misa Minggu sore, doa memohon suatu Pentakosta baru ini dilaksanakan.

Sebanyak 200 an orang yang ikut serta dalam doa tersebut. Diawali dengan pujian dan kemudian penyerahan diri untuk menerima kedatangan Roh Kudus, umat diajak untuk mendoakan suatu doa mohon pentakosta baru. Doanya seperti ini:

“Ya Allah Bapa kami, melalui Pentekosta Engkau telah mempersiapkan Gereja-mu untuk menerima kehadiran Roh-mu, sehingga Engkau sendiri yang bertahta di dalam diri umat-Mu ini. Ajarkan kami semakin terbuka untuk menyambut kehadiran-Mu dan Engkau memakai kami, menjadi tanda kehadiran-Mu di tengah-tengah kehidupan yang saat ini sungguh-sungguh sedang membutuhkan Engkau. Semoga karunia-karunia Roh-Mu semakin berlimpah melalui kami umat-Mu, untuk menghibur yang berduka, menyembuhkan yang sakit, membebaskan yang tertekan dan tertindas, serta mewartakan tahun Rahmat-Mu yang telah datang. Dan Engkau jadikan kami ranting-ranting yang berbuah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan pengendalian diri. Inilah yang kami rindukan sebagai Pentakosta yang baru. Doa ini kami panjatkan kepada-Mu dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.”

Umat mendaraskan doa tersebut dengan cara menirukan imam yang memimpin. Kemudian dengan puji-pujian dan permohonan umat dibawa masuk dalam keterbukaan menerima kehadiran Roh. Beberapa pendoa dengan tim membantu beberapa umat yang maju ke depan altar untuk mendapatkan peneguhan dalam doa.

Setelah selesai doa, ada beberapa kesaksian umat tentang peneguhan, kekuatan dan penghiburan karena kehadiran Roh. Setelah itu ditutup dengan doa berkat oleh romo paroki dan dilanjutkan dengan makan malam bersama di aula paroki.

Rangkaian acara ini sudah dipersiapkan selama dua minggu. Mulai dengan rapat panitia kecil dan kemudian rembug panitia besar. Selain itu ada kesempatan doa bersama tiap malam pk 22.00 yang didoakan secara pribadi. Juga ada doa bersama pada hari Sabtu, 3 Juni setelah ekaristi. Mengakhiri doa novena Roh Kudus, panitia yang tergabung dalam kegiatan tersebut mengadakan doa bersama.

soter@bdtoro

rm toro
Penulis:
RD. Ag. Dwiyantoro
Romo Paroki Sanyos

*photos by: Jhon Koli & Edy Handoko

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s