PESAN PRO LIFE DARI ST. YOHANES PAULUS II, PAUS BENEDIKTUS XVI DAN PAUS FRANSISKUS

Paus Yohanes Paulus II***St. Yohanes Paulus II (Ensiklik Evangelium Vitae): “Penerimaan aborsi dan eutanasia dalam pandangan populer, dalam perilaku dan bahkan dalam hukum sendiri menandakan dengan jelas adanya krisis kesadaran moral yang sangat berbahaya sekali. Orang semakin tidak mampu membedakan antara yang baik dan jahat, juga bila hak atas hidup dipertaruhkan. Mengingat gawatnya situasi itu, sekarang lebih dari sebelumnya, dibutuhkan keberanian untuk menatap kebenaran, dan membicarakan hal itu blak-blakan, tanpa menuruti kompromi-kompromi yang mengenakkan atau godaan yang mengelabui diri.”

paus-benediktus-xvi***Paus Benediktus XVI (Pesan untuk Hari Perdamaian Sedunia 2013): “Jalan untuk mewujudkan kebaikan bersama dan perdamaian adalah pertama-tama menghormati hidup manusia dalam banyak aspeknya, mulai dari pembuahan, pertumbuhannya, sampai pada kematiannya yang alami. Hidup seutuhnya adalah puncak dari perdamaian: sehingga, siapa saja menginginkan perdamaian tidak dapat mentolerir serangan-serangan dan kejahatan-kejahatan melawan kehidupan.
Pope Francis like
***Paus Fransiskus (Pesan untuk Perkumpulan Dokter Katolik): “Praktek Aborsi, Eutanasia dan Bayi tabung adalah sikap belas-kasih yang palsu. Ideologi yang mendominasi saat ini menganggap aborsi sebagai bantuan kepada wanita, eutanasia sebagai sikap bermartabat, dan keberhasilan saintifik untuk “memproduksi” anak dilihat sebagai suatu hak daripada menerimanya sebagai karunia. Tetapi semua itu adalah sikap belas-kasih yang palsu.”
(Shirley Hadisandjaja)
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s