HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM IBADAT MALAM JUMAT AGUNG

Paus Fransiskus memimpin ibadah malam Jumat Agung dan tradisi Jalan Salib di Koloseum Roma, Italia, Jumat, 14 April 2017 malam waktu setempat. Ribuan orang memadati halaman Koloseum sembari membawa lilin perdamaian.

Sebelum berkhotbah, Paus duduk di sebuah kursi kayu di hadapan salib besar. Dia kemudian memberikan tanda sebanyak 14 kali sebagai simbol sebelum Yesus Kristus dijatuhi hukuman mati.

Paus Fransiskus memimpin ibadah malam Jumat Agung di Koloseum Roma. (REUTERS)

 

Pada khotbahnya, Paus menyinggung banyak hal. Salah satunya adalah terkait kemanusiaan dan teror bom yang dalam beberapa tahun terakhir terjadi di Eropa.

“Tahun ini, dengan mata tertuju, kita malu terhadap semua adegan kehancuran yang dianggap biasa dalam kehidupan kita,” kata Paus.

Ribuan jemaat memadati halaman Koloseum saat menghadiri ibadah malam Jumat Agung. (REUTERS)

Paus menilai dunia saat ini dalam keadaan haus perdamaian. Musababnya, kata dia, banyak perempuan tak berdosa, anak-anak dan imigran mengalami kemalangan lantaran konflik berkepanjangan di suatu negara.

Dia juga mengatakan di hari yang sama saat dia berpidato, ada 2.000 imigran yang berupaya masuk ke Italia dari Laut Mediterania. Para imigran itu kebanyakan berasal dari negara-negara di Timur Tengah.

Ribuan jemaat memadati halaman Koloseum saat menghadiri ibadah malam Jumat Agung. (REUTERS)

Lebih dari 650 imigran tewas tenggelam di laut sepanjang tahun ini setelah mencoba masuk ke Eropa. Dengan menggunakan kapal seadanya, para pendatang itu terpaksa hijrah ke negara orang demi penghidupan layak.

Bapa Suci juga prihatin atas banyaknya skandal yang melibatkan Gereja Katholik. Skandal yang dimaksud adalah pelecehan seksual.

Paus Fransiskus. (REUTERS)

Dia meminta kepada ribuan jemaat yang hadir dalam prosesi Jumat Agung untuk berdoa agar masalah serupa tidak terjadi di tahun berikutnya.

Paus mengaku selama lebih dari dua dekade, Gereja Katholik berjuang memberangus skandal pelecehan seksual anak yang dilakukan para imam. Dia tak segan menghukum pihak-pihak yang terlibat dalam perbuatan tersebut.

“Kita harusnya malu, bahwa seorang uskup, imam, biarawati yang terlibat skandal telah menodai tubuh gereja,” ujar Paus.

REUTERS | AP

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s