SAKRAMEN TOBAT

  1. Sakramen rekonsiliasi atau tobat adalah penyucian kembali berkat kuasa Roh Kudus untuk hidup kembali dalam Tuhan. Sakramen ini mengembalikan umat ke pangkuan Gereja untuk bersatu dengan Yesus dan Gereja-Nya.
  2. Umat diberi kesempatan menerima sakramen rekonsiliasi setiap hari/ Minggu  sesudah Perayaan ekaristi harian/ mingguan. Untuk penerimaan ini hendaknya dikomunikasikan lebih dahulu dengan romo.
  3. Penerimaan sakramen rekonsiliasi pada masa prapaska dilaksanakan secara umum di gereja pada hari yang ditentukan sedangkan pada masa adven ditentukan menyusul, bisa di lingkungan atau gereja.
  4. Penerimaan sakramen rekonsiliasi atau tobat untuk anak-anak sekolah baik untuk sekolah swasta maupun negeri untuk masa adven dan prapaska ditentukan romo paroki bersama pihak sekolah atau guru pendampingnya. Koordinasi bisa dilakukan panitia natal dan paska.
  5. Pelayanan sakramen tobat juga diberikan kepada mereka yang akan menerima perkawinan, komuni pertama, dan krisma, dan bila mungkin pengurapan orang sakit.
  6. Pelayanan sakramen atau berkat tobat untuk mereka yang  memiliki ketidakmungkinan fisik dan moril (misalnya sakit ) diterimakan pada masa prapaska/ menjelang paska[1]

[1] KHK 960 menyebutkan bahwa pengakuan pribadi dan utuh serta absolusi merupakan cara biasa satu-satunya, dengannya orang beriman yang sadar akan dosa beratnya diperdamaikan kembali dengan Allah dan Gereja; hanya ketidakmungkinan fisik atau moril saja membebaskannya dari pengakuan semacam itu, dalam hal ini rekonsiliasi dapat diperoleh juga dengan cara-cara lain.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s