PESERTA AYD 2017 DARI KEUSKUPAN PURWOKERTO MENGISAHKAN KASIH

(Pembukaan Rangkaian Kegiatan Road to Asian Youth Day dan Days in Diocese di Keuskupan Purwokerto 2017)

Sebanyak kurang lebih 150 orang berkumpul mengikuti perayaan ekaristi di Katedral Keuskupan Purwokerto, Selasa (28/03). Perayaan ekaristi yang dimulai pukul 10.00 pagi ini membuka seluruh rangkaian kegiatan Road to Asian Youth Day ke-7 di Indonesia dan Days in Diocese atau live in di Keuskupan Purwokerto.

Perayaan Ekaristi ini diikuti oleh para peserta AYD dari paroki2 di keuskupan Purwokerto, para mentor, petugas kor dan musik dari choice distrik Purwokerto, dan panitia lokal DID keuskupan Purwokerto.

Perayaan ekaristi dipimpin oleh Rm. Frans Kristi Adi Prasetya, Pr (sebagai ketua komisi kepemudaan keuskupan purwokerto), AM. Kristiadji Rahardjo MSC (moderator OMK dekanat tengah), dan Rm Teguh Budiarto Pr. (moderator omk dekanat selatan).

Mengapa dibuka dengan Perayaan Ekaristi? Tema AYD ke-7 yang akan diadakan di Indonesia dari tanggal 30 Juli – 6 Agustus 2017 adalah Joyful Asian Youth: Living the Gospel in Multicultural Asia. Orang Muda Katolik diajak untuk bersukacita karena menjadi pewarta kabar gembira di Asia yang multikultur. Orang Muda bukan cuma penerima pesan tapi harus menjadi pencipta pesan itu yaitu mewartakan sukacita kasih Allah dalam hidup mereka. Perayaan Ekaristi ini membuka seluruh rangkaian kegiatan AYD dan DiD justru karena perayaan ekaristi adalah puncak kasih Yesus pada manusia. Setiap OMK punya dan mengalami kasih, dan harapannya ketika berjumpa dengan OMK lain, mereka saling berbagi pengalaman kasih itu. Kasih harus menjadi kisah.

Para peserta terlihat sangat antusias, meski beberapa masih malu-malu karena ini perjumpaan mereka yang pertama. Namun beberapa teman mengungkapkan mereka sudah tidak sabar untuk berjumpa dengan teman teman OMK dari luar indonesia. Kegiatan AYD akan berlangsung mulai sejak sekarang dengan kegiatan-kegiatan pre-event, eventnya sendiri (30 Juli-2 Agustus live in. Di Purwokerto, peserta dari Luar Negeri yang akan live in di keuskupan ini adalah utusan dari Jepang dan Thailand. dan even di Yogya, 2-6 Agustus) dan kegiatan-kegiatan post-event.  Antusiasme juga dilihat dari minat menjadi mentor yang berlimpah. Mentor bertugas untuk mendampingi peserta live in dalam berdinamika (sharing dan refleksi). Mereka juga antusias untuk melakukan kegiatan kegiatan pre-event.

Harapannya, ada kegiatan pre-event secara pribadi maupun di komunitasnya. Ke depan, akan ada beberapa kegiatan seperti pembekalan peserta, pembekalan mentor, pendampingan keluarga angkat, juga berbagai pelatihan keterampilan, serta sharing dan refleksi.

Setelah perayaan ekaristi, acara dilanjutkan di aula Paschalis Purwokerto untuk mendengarkan pengarahan umum tentang AYD (all about AYD) dan mengisi kelengkapan data peserta untuk kepentingan registrasi. Setelah itu peserta dan mentor pulang. Panitia lokal masih lanjut rapat sampai sore hari. Semoga Tuhan yang mengawali dengan baik, memungkasinya dengan baik pula. Sebagai tambahan info: Keuskupan Purwokerto masih membuka pendaftaran peserta AYD sampai 11 April 2017. Biaya 2,5 juta per orang.

Salam Joyful!!!!!

frans kristi adi
Rm Frans Kristi Adi Prasetya, Pr
Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Purwokerto
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s