MENGHAYATI KERAHIMAN TUHAN DALAM DOA DAN BERBAGAI KESEMPATAN

Berkah Dalem,

Ibu Emma, aktivis Doa Kerahiman Ilahi dari Lembang Bandung dalam kesempatan memenuhi undangan kelompok Kerahiman dari st paroki  Yosep Purwokerto menyampaikan sharing pengalaman bergulat dalam doa kerahiman. Aktivitas yang sudah lama ditekuni ini telah membawanya menjadi rasul kerahiman. Berbagai tempat telah dikunjunginya guna bersaksi akan kekuatan doa kerahiman.

“Doa kerahiman ilahi mesti mendarah daging. Yang kita doakan adalah keselamatan jiwa-jiwa, penghapusan dosa-dosa dan dosa kita sendiri. Kerahiman ilahi lebih luas dari sekedar doa-doanya. Kita menghayati kerahiman Tuhan dan di setiap kesempatan kita bisa mendoakannya.” Demikian ungkap bu Emma pada hari Rabu, 22 Maret di rumah keluarga bp Pramono, salah satu tempat kegiatan doa kerahiman.

Bu Emma mengungkapkan bahwa kita bisa menjalankan doa novena kerahiman secara pribadi maupun kelompok. Untuk menjelang pesta kerahiman ilahi doa novena wajib didoakan bersama. Waktunya bisa diatur sesuai jadual kegiatan di paroki. Sementara dalam kesemoatan lain doa novena pribadi dilaksanakan dalam waktu yang sama dan tetap. Juga untuk doa jam kerahiman sekarang ini yang perlu dilakukan adalah mengenangkan jalan salib Yesus. Caranya dengan menghafal perhentian-perhentian dan bisa mendoakannya secara spontan. Yang terutama adalah keyakinan akan kerahiman Tuhan. Juga rosario tidak mesti menggunakan rosario baru. Masih bisa menggunakan rosario Maria hanya doa-doanya menggunakan doa koronka.

Pertemuan ini dihadiri 29 orang penggiat doa kerahiman ilahi di paroki St. Yoseph. Karena kelompok masih baru maka masih membutuhkan bimbingan seperti kehadiran bu Emma ini. Rencananya kelompok ini ingin menggiatkan kegiatan liturgis dengan novena, pesta kerahiman yang akan berpuncak pada paska kedua dan pemasangan lukisan pada gereja, juga penerimaan tobat. Semoga nantinya makin banyak yang terlibat dalam devosi kerahiman ini.

Soter@bdtoro

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s